Menantang kesabaran

Pagi tadi aku ngobrol dengan Bayu yang telah lama jadi teman senasib sepenanggunan dalam menanti kehadiran anak. Jarak waktu pernikahanku dengan Bayu tidak jauh, Bayu menikah lebih cepat sebulan dibanding aku.

Nah pembicaraan kami tadi pagi membahas betapa bahagianya aku mendengar Dita (istri Bayu) sudah dinyatakan positif hamil. Dengan tulus aku merasakan bahagia karena aku tahu berita inilah yang selalu mereka harapkan sejak 3 tahun lalu.

Tapi jujur saja, tanpa mengurangi kebahagianku atas berita ini, aku merasa sangat iri pada Bayu. kenapa Tuhan belum memberikan kesempatan kepadaku untuk menjadi seorang bunda. Padahal aku dan suamiku siang malam telah memintanya.

Namun Allah SWT tidak akan memberi ujian yang melebihi batas kesanggupan hamba-Nya. Seperti dalam f

irma
n-Nya QS Ath-Thalaaq:7: “…Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitanâ€?.


Karena itu aku lebih memilih untuk menantang kesabaranku. Sabar dalam menanti takdir. Sabar dalam berusaha. Sabar dalam berjuang. Dan sabar dalam berdo’a. Karena aku yakin, Allah SWT mempunyai rencana lain mengapa permohonanku belum dikabulkanNya.


Seperti kisah nabi Zakariya yang merindukan kehadiran anak sebagai penerus hidupnya. Beliau berdo’a dengan penuh keyakinan Allah akan memberikan keputusan yang terbaik dan ada kesabaran didalamnya. Buah kesabarannya itu Allah memberikan seorang putra yang memiliki kemuliaan sangat tinggi yaitu nabi Yahya.


Semoga Allah SWT memberikan anak yang soleh kepada Bayu dan Dita, anak yang berbakti kepada orang tuanya, menjadi permata hati dan cahaya sepanjang hidupnya, amiin.

[
dv0508]

4 thoughts on “Menantang kesabaran

  1. devinilasari said: Semoga Allah SWT memberikan anak yang soleh kepada Bayu dan Dita, anak yang berbakti kepada orang tuanya, menjadi permata hati dan cahaya sepanjang hidupnya, amiin.

    Amin… mudah2an mbak Devi juga diberikan hal yang sama oleh Allah SWT…

  2. devinilasari said: Semoga Allah SWT memberikan anak yang soleh kepada Bayu dan Dita, anak yang berbakti kepada orang tuanya, menjadi permata hati dan cahaya sepanjang hidupnya, amiin.

    Subhallah… Betapa senangnya saya mendengar kabar bahwa istri Mas Bayu Telah Mengandung. Namun saya jauh lebih bahagia lagi membaca tulisan Mba’ saya yang satu ini. Saya sangat kagum dengan kesabarannya, ketabahannya dan kemuliaanya sebagai seorang wanita dan Isteri… Mba’, kita sama2 tahu kan. ALLAH tidak pernah menutup mata dan telinga dari orang yang mau mendekat dan meminta padaNya… Sangat beruntunglah Suami Mba Devi beristerikan Mba’. Dan saya yaki begitu juga sebaliknya. Saya selalu mendoakan Mba’ saya yang baik hati ini, yang tidak pernah menjaga jarak dari bawahannya seperti saya yang tidak pernah memperlakukan saya dan teman2 lain sebagai bawahan. Bos yang jauh lebih pantas di sebut panutan… Saya tidak pernah merasa bosan dan capek untuk bekerja sama dengan Mba’ Devi, sampai2 untuk hal yang sebenarnya bukan wewenang Mba Devi Pun selalu saya tanyakan… Hehehe…
    Mba’, saya yakin Mba’ Devi Jauh lebih mengerti bahwa ALLAH tidak selalu memberi apa yang kita minta tapi ALLAH selalu memberikan yang terbaik untuk kita….
    Mudah2an hidup Mba Devi, keluarga dan orang yang memberi Comment ini medapat Barokah dari ALLAH SWT… Amiinnn…
    Salam bahagia saya untuk Mas Bayu..

  3. devinilasari said: Semoga Allah SWT memberikan anak yang soleh kepada Bayu dan Dita, anak yang berbakti kepada orang tuanya, menjadi permata hati dan cahaya sepanjang hidupnya, amiin.

    Amiin…
    Yakin mbak, setiap doa pasti diijabah. Sekarang atau nanti. Semoga Allah mempercepat waktunya, dan memberikannya dengan kebaikan, memberi dengan ridho Nya. dan meningkatkan iman, menguatkan kesabaran , meluaskan hunudzonbillah mbak n kelurga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s