Buka Jilbab ?!@%^#^$(&#^^!

From: Devi Nilasari Sulanjani Sent: 27 Nopember 2008 9:01 To: Rian Melyni; Tuti Noor Ermayanti; Endah Trie Nugraheni; Fatmasari; ‘munfiah khusniati’; aulia hidayatiÂ

Subject: Mohon Do’anya untuk Dessy

Assalamuâalaikum wr.wb.

Sahabatku yang dicintai Alloh SWT,

Hari ini menurutku adalah hari yang paling menyedihkan karena salah satu sahabat kita telah melepaskan jilbabnya. Terlepas dari apapun alasannya namun sangat disayangkan jika kita menyia-nyiakan nikmat yang telah Alloh SWT berikan kepada kita melalui nikmat menutup aurat.

Mohon bantuannya untuk menasehati dan mengingatkannya dengan penuh sayang atau minimal mendoâakannya semoga Alloh SWT memberikan Rahmat dan Hidayahnya bagi Dessy maupun orang tua-nya sehingga Dessy bisa kembali bersama kita.

Semoga hal ini juga menjadi motivasi kita untuk tetap beristiqomah menjalankan kewajiban kita menutup aurat, sesungguhnya Alloh SWT telah memberikan janji surga yang sangat indah bagi orang yang selalu berjuang di Jalan-Nya. Allahumma amiin.

Wassalamuâalaikum,

dv

Email diatas aku kirimkan pagi ini kepada sahabat-sahabatku yang sama-sama berjuang menjalankan kewajiban menutup aurat. Itu adalah respon atas keputusan salah satu sahabatku Dessy yang membuka jilbabnya.

Dessy adalah salah satu teman satu kantor, hubungan kami aku rasa cukup dekat. Malah aku sudah menganggap Dessy layaknya adikku sendiri. Mungkin karena itulah aku sangat terpukul dan sedih atas keputusan tersebut. Selain itu aku termasuk orang yang diajak berdiskusi beberapa waktu lalu, ketika itu Dessy mengeluh kesulitan menghadapi orang tuanya yang tidak setuju dia memakai Jilbab. Ibunda yang dia sangat hormati dan sayangi tidak ingin dia memakai jilbab karena menurut beliau jilbab akan membuat susah dapat kerja, jodoh dan tampak ribet atau mungkin dengan kata lain tidak mengikuti mode yang sedang tren.

Saat itu aku sekuat tenaga meyakinkan Dessy untuk tetap istiqomah, aku berusaha memberi solusi menghadapi pemikiran Ibunda Dessy. Memberi saran untuk mengajak diskusi Ibunda, memberikan buku-buku yang ada kaitannya dengan kewajiban berjilbab maupun bagaimana caranya agar bisa memakai jilbab secepat mungkin sehingga persepsi ribet bisa dihilangkan.

Aku lihat Dessy telah melaksanakan apa yang kami diskusikan karena itu aku anggap masalah Dessy dengan ibunda-nya telah selesai dengan baik karena sejak saat itu kami tidak pernah membahasnya lagi.

Aku benar-benar tidak menyangka ternyata hari ini Dessy membuat keputusan yang sangat aku sayangkan. Sampai tulisan ini aku buat, aku masih belum tahu landasan apa yang membuat Dessy mengambil keputusan tersebut.

Terlepas dari apapun alasannya, sungguh aku menyayangkan Dessy telah menyia-nyiakan kenikmatan Alloh SWT melalui nikmat menutup aurat. Namun yang paling aku sedihkan adalah kenapa aku sendiri tidak berada di samping Dessy saat keputusan itu Dessy ambil, memang kesibukanku akhir-akhir ini membuat aku sangat fokus pada pekerjaanku sehingga interaksiku dengan Dessy semakin berkurang. Posisi itu yang membuat aku kecewa pada diriku sendiri, aku telah melupakan ladang dakwahku yang ada di depan mata, aku telah lupa untuk berdakwah pada adikku sendiri, sahabatku sendiri.

Apa yang terjadi saat ini telah membuat aku tersadar bahwa dalam berjuang dijalan Alloh SWT penuh dengan pengorbanan dan penuh dengan godaan. Karena itu, tidak ada tali yang paling kuat untuk menjaganya selain berserah diri kepada Alloh SWT. Selain itu, aku sangat bersyukur mempunyai orang tua dan suami yang selalu mendukung aku dalam menjalankan perintah-Nya. Nikmat inilah yang harus aku jaga dengan menjalaninya sebaik mungkin.

Semoga Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang memberikan Hidayah dan Rahmat kepada Dessy dan orang tuanya. Dan Semoga aku tetap istiqomah menjalankan kewajibanku dalam menutup aurat, sesungguhnya Alloh SWT telah memberikan janji surga yang sangat indah bagi orang yang selalu berjuang di Jalan-Nya.

Allahumma amiin.

[dv1108]

2 thoughts on “Buka Jilbab ?!@%^#^$(&#^^!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s