Wanna be Mom (1)

Di salah satu tulisanku Menantang Kesabaran dua tahun yang lalu sahabatku Ugha memberikan comment yang sukses bikin aku nangis bombay. Bukan karena sedih tapi commentnya membuatku sadar bahwa aku sudah berprasangka buruk pada Tuhanku. Kalimat Ugha yang paling aku ingat adalah ALLAH tidak selalu memberi apa yang kita minta tapi ALLAH selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Kalimat itulah yang selalu aku ingat-ingat hingga saat ini dikala aku lelah menunggu dan berikhtiar mendapatkan seorang anak.

Yups kini sudah hampir 7 tahun pernikahan kami berlalu dan aku masih belum mendapat rejeki anak. Aku selalu beranggapan bahwa karena selama ini usahaku dan suami belum maksimal makanya belum diberi yang terbaik. Ya jika dibanding dengan usaha tetanggaku yang senasib maka usaha kami belumlah ada apa-apanya. Mereka rela tiap minggu bulak-balik ke Rawamangun untuk mengikuti terapi dan tidak segan-segan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Namun yang terjadi denganku dan suamiku, adakalanya aku yang bersemangat untuk mengikuti program hamil namun suamiku dengan berbagai alasan membuat semangatku ngedrop tapi dilain waktu malah kebalikannya. Benar-benar pasangan yang serasi kan? *wink*

Tahun lalu memang aku coba menggunakan alternative pijat dan minum obat herbal. Aku ingat pertama kali mengikuti program ini dapat info dari temanku yang berhasil hamil karena mengikuti program pijat di Pak Sobri. Tadinya aku tidak tertarik dengan program pijat karena aku pernah baca di milis pijat bisa membuat rahim bergeser atau tidak benar letaknya. Alih-alih bikin hamil malah bikin masalah baru. Tapi selidik punya selidik, terapi yang pak Sobri lakukan ternyata hanya pijit di kaki dan tempat praktek nya pun tidak terlalu jauh dari kantorku (sekitar kalibata – dewi sartika) karena itulah aku bersemangat mengikutinya. Maka setiap Rabu pagi aku harus antri ambil nomor terapi, aku harus sudah sampe ke tempat pak sobri sebelum jam 7 pagi dan itu pun aku pasti dapat nomor akhir. Denger-denger pasien yang lain datang dari jam 5 pagi loh. Memang pak Sobri cukup terkenal dan buka praktek tidak tiap hari (hanya waktu-waktu tertentu), makanya nomor antrian bisa jadi rebutan. Pernah aku udah bela-belain pake ojek segala untuk ngambil nomor, tapi begitu sampai aku gak kebagian. Wuiihhh sedihhh banget serasa diputusin pacar!

Ketika pertama kali bertemu pak Sobri, dia langsung nyambung dengan suamiku. Makanya setelah itu aku tinggal sebutkan nama suamiku maka pak Sobri akan ingat dan langsung akrab. Heran aku dengan kemampuan sosialisasi suamiku, canggih banget dari beberapa kali bertemu orang baru pasti cepat diingat *wink bangga* Selain terapi pijit aku juga diberi obat herbal oleh pak Sobri, makin lama obatnya makin banyak. Udah gitu kapsulnya gede-gede dan sekali minum harus 4 s.d 5 kapsul. Waduhh tenggorokanku jadi lebar niy! Penderitaanku juga ditambah dengan banyaknya makanan yang jadi pantangan selama mengikuti program pak Sobri. Gak boleh makan coklat, sate, buah-buahan tertentu aja, mie, fastfood, makanan/minumah yang berpengawet notabene itu semua makanan yang enak-enak. Mupeng bgt deh kalo ada yang lagi makan ice cream magnum, waktu itu magnum emang lagi naik daun Bo!

Selama terapi pak Sobri tidak pernah mengatakan masalahnya apa. Aku selalu dinyatakan sehat begitu pula suamiku, kadang bingung juga kalo sehat kenapa gak hamil-hamil ya Pak? Karena tidak bisa dijelaskan dan yang paling penting tidak ada perkembangan yang diharapkan akhirnya setelah 5 bulan mengikut program pak Sobri aku memutuskan berhenti. Namun sampai saat ini efeknya masih terasa, aku masih ragu kalo makan coklat, takut aja itu berpengaruh pada kondisi tubuhku. Entah kenapa!

to be continued yaaa…

One thought on “Wanna be Mom (1)

  1. Ping-balik: Wanna be Mom – Pengalamanku Hidrotubasi & HSG | devinilasari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s