Broken Wings

Category: Books
Genre: Romance
Author: Kahlil Gibran
Kemarin, kekasihku, aku hampir sendiri di dunia ini dan kesendirianku sekejam kematian. Aku bagaikan sekuntum bunga yang tumbuh di bawah bayangan batu yang amat besar, yang keberadaan Hidupnya adalah ketidaksadaran, dan yang tidak menyadari akan Kehidupan.

Namun sekarang jiwaku telah sadar dan aku melihatmu berdiri disampingku. Aku bangkit dan bergembira…

Kemarin sentuhan angin sepoi-sepoi yang berhembus nampak kasar, kekasihku, dan sinar matahari nampak lemah, kabut menyembunyikan wajah bumi, dan gelombang samudra bagaikan sebuah prahara.

Aku melihat-lihat diriku, tetapi tidak kulihat apa pun kecuali diri yang menderita berdiri di sampingku, sementara hantu-hantu kegelapan muncul dan mengepungku bagaikan burung-burung hering yang sangat lapar

Tapi hari ini Alam bermandikan cahaya, dan ombak-ombak yang meraung menjadi tenang dan kabut-kabut itu telah menyebar. Ke mana pun aku memandang aku melihat rahasia Kehidupan membentang di hadapanku.

Kemarin aku adalah kata tanpa suara di jantung Sang Malam; hari ini aku adalah sebuah lagu di bibir-bibir Sang Waktu.

Dan semua itu datang untuk melewati satu masa dan dihiasi oleh sebuah lirikan, sebuah kata, sebuah desahan, dan sebuah ciuman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s