Kearifan Ilmu menurut Kahlil Gibran

istanbul

Orang bijak adalah dia yang mencintai dan mengagungkan Tuhan.  Kebaikan manusia terletak pada pangetahuannya dan perbuatannya, bukan pada warna kulitnya, agamanya, rasnya atau keturunannya.  Karena itu ingatlah, temanku, putra padang pasir yang memiliki pengetahuan adalah lebih merupakan bagian dari kemulian bagi sebuah negeri daripada pewaris tahta, jika ia menjadi dungu.  Pengetahuan adalah kebenaran sejati dari kebangsawananmu, tidak peduli siapa ayahmu dan apa warna kulitmu.

Pengetahuan adalah satu-satunya tiran kekayaan yang tidak bisa dirampas. Hanya kematian yang bisa memadamkan lampu pengetahuan yang ada dalam dirimu. Kekayaan sejati dari sebuah negeri tidak terletak ada emas dan perak tetapi dalam pengetahuannya, kearifannya, dan tidak akan pernah menghianatimu. Karena pengetahuan adalah mahkotamu. Dan pemahaman adalah pegawaimu; ketika mereka bersamamu, kamu tidak dapat memiliki harta yang lebih berharga selain mereka.

Tuhan telah menganugrahkan untukmu intelegensi dan pengetahuan.  Janganlah kamu padamkan kasih sayang-Nya dan jangan biarkan lilin kearifan mati dalam kegelapan napsu dan kesalahan.  Karena seseorang yang bijak mendekati manusia dengan obornya untuk mengurangi jalan umat manusia.

Sedikit pengetahuan yang dilaksanakan jauh lebih berharga daripada banyak pengetahuan tapi tidak digunakan.

sunset2Jika pengetahuanmu tidak mengajarimu nilai segala sesuatu, dan tidak membebaskanmu dari belenggu materi maka kamu tidak akan pernah mendekati singgasana kebenaran.

Jika pengetahuanmu tidak mengajarimu untuk menghilangkan kelemahan dan penderitaan manusia dan tidak membimbing para pengikutmu di atas jalan yang benar, kamu sungguh merupakan seorang yang tidak berharga dan akan tetap demikian hingga Hari Kiamat.

Pelajarilah kata-kata bijak yang diucapkan oleh orang-orang bijak dan terapkalah dalam kehidupanmu sendiri.  Hidupkalah kata-kata itu – tetapi jangan kamu pamerkan perbuatan-perbuatan itu dengan menceritakannya karena dia yang mengulangi apa yang tidak ia pahami adalah tidak lebih baik dari seekor kedelai yang ditimbun buku-buku.

gaza

– Kahlil Gibran –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s