Like aku dong pliss…

Baru tau loh ternyata like atau lambang jempol di facebook bisa auto like dengan menggunakan software atau aplikasi tertentu. Software tersebut nantinya akan me-like status kita secara otomatis dan bisa berulang-ulang. Jadi kesannya banyak yang suka padahal itu jempol palsu hehe.  Hadeuuuh emang sebegitu pentingnya ya si Like itu bahkan banyak tips & trik yang tersebar di internet mengenai cara memperbanyak like, coba aja tanya om google dengan kunci Like FB. *garuk-garuk kepala pake pisau

like2Fenomena lain yang menurutku rada-rada aneh adalah me-like status sendiri. Pliss deh itu kan seperti memuji diri sendiri, kalo kata temanku, dia lakuin itu itung-itung mancing like di air keruh wakwawww. Atau ada juga fenomena me-like status orang yang sedang marah-marah atau bersedih. Aku yakin orang tersebut bukannya seneng malah tambah emosi jiwa dibuatnya hehehe.

Lanjut lagi ngobrolin tentang like di facebook, pernah mengalami gak siy kita like status teman kita yang rajin like status kita. Serasa ada kewajiban membalas budi karena teman kita itu udah perhatian dan meluangkan waktunya me-like status yang kita buat #hallah bahasanya. Kalo merujuk ilmu psikologi dalam bukunya The Psychologi Influence Of Persuasion karya Robert B. Cialdini, perasaan itu namanya Persuasi Resipokal (timbal balik) dimana aturan umumnya setiap orang yang melakukan sesuatu untuk kita berhak mendapatkan perlakuan serupa sebagai balasannya.

Ada suatu percobaan yang pernah dilakukan seorang profesor, dia mengirimkan kartu ucapan kepada beberapa orang yang belum pernah dikenalnya. Walaupun telah memperkirakan adanya reaksi, namun tetap saja respon yang diterimanya luar biasa, kartu ucapan selamat berlibur terus mengalir kepadanya dari mereka yang tidak pernah bertemu atau mendengar darinya. Mayoritas mereka yang mengirimkan kartu ucapan balasan kepadanya tidak pernah mencari tahu siapa si profesor. Mereka menerima kartu ucapan selamat berlibur darinya dan secara otomatis mereka membalas dengan mengirimkan sebuah kartu kepadanya. Meski dilakukan dalam lingkup kecil, penelitian ini menunjukkan aksi dari salah satu senjata pengaruh yang ada di sekitar kita yaitu Prinsip Resiprokal (Timbal Balik).

Prinsip ini bisa kita terapkan di dunia marketing, misalnya menjelang Ramadhan tentunya Anda pernah mendapat sample kue kering yang di jual oleh teman-teman Anda. Ujung-ujungnya Anda minimal akan pesan satu toples karena tidak enak pada teman yang sudah memberi sample. Apalagi kalo sample nya enak, pasti pesen lebih banyak lagi😉

Balik lagi ke like me-like, jangan lupa ya kamu like aku nanti aku juga like kamu😉

like3 kaskus.co.id

gambar: kaskus.co.id

5 thoughts on “Like aku dong pliss…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s