Kisah Sepotong Kue – Roti Maryam a.k Roti Canai a.k Roti Prata

Pernah suatu waktu suamiku tercintah ngajak makan-makan di restoran dekat kantornya, terus terang aku kurang suka karena restorannya hanya menyajikan segala hal yang berkaitan dengan kambing dan makanan ala timur tengah. Namun karena suamiku dengan penuh semangat nge-rekomendasikan restoran ini jadi penasaran akhirnya  kita booking tempat di restoran tersebut. Waktu itu aku pesen Iga bakar dan suamiku nasi goreng kambing. Tapi rasanya menurutku siy gak jelas, gara-garanya lidahku terbakar disuapan pertama akibat buru-buru makan iga bakar yang masih panas alhasil suapan berikutnya jadi mati rasa😀

Tapi yang bikin aku tertarik dikunjungan itu adalah Roti Maryam alias Roti Canai alias Roti Prata (namanya buanyak yaa), awalnya penasaran banget karena namanya kok lucu-lucu gimana gituh hehe.. Ohh ternyata rotinya berlapis-lapis, gurih dan garing, diberi toping coklat keju jadinya komplit deh. Ketika nyicipin enak juga. Hmm sejak saat itu niat dalam hati, someday aku mau bikin sendiri roti ini. Liatt ajah😉

Alhamdulillah minggu lalu aku ujicoba bikin Roti Maryam setelah akhirnya menemukan resep lengkap dengan step by step pembuatannya di om google. Sesuai rekomendasi dimana adonan lebih mantap di biarkan semalaman, aku sengaja mulai membuatnya pulang kerja biar besok pagi bisa dijadiin sarapan. Langsung ukur-ukur bahan dan bikin adonan, seigetku bikin ½ resep udah sesuai takarannya. Tapi entah kenapa adonanku susah kalisnya. Udah aku banting-banting dan kasih sedikit terigu pun tetap lengket ditangan. Hadooh masa malem-malem masih berisik di dapur, putus asa aku bagi adonan kira-kira sama besar trus aku buletin dan olesi minyak yang banyak, tata di loyang tutup pake plastik dan kutinggal aja gak mau mikirin lagi…

Paginya ketika aku check ulang, alhamdulillah adonan sudah bisa diajak bersahabat. Aku bentuk dan segera ku goreng (ato panggang yaa) untuk sarapan suami tercintah. Walau bentuknya masih belum mirip tapi kalo rasa siy udah lumayan enak dan yang bikin seneng suamiku juga suka tapi gak bisa makan banyak-banyak karena kemanisan. Ok next time dikurangi deh gulanya, Alhamdulillah gak sia-sia perjuanganku banting-banting adonan😉

Mau ikutan nyobain bikin roti maryam sebagai tambahan alternatif sarapan? Ini dia resepnya aku tulis ulang kalo mau lihat step by step-nya langsung ke sini ya

roti maryam1

ROTI MARYAM
Source: Vivi @jajanevivi

Bahan :
1 kg    tepung terigu kalo aku pake terigu protein tinggi
2 btr   telur utuh
2 btr   kuning telur
4 sdm   susu bubuk
1 sdt    garam
2 sdm  gula pasir tambahan dari resep versi lainnya
175 cc  minyak goreng
450 cc  air hangat
margarin untuk olesan

Cara membuat :

  1. Siapkan wadah, masukkan air, minyak goreng dan telur. Aduk dengan garpu atau whisker asal rata aza.
  2. Masukkan bahan kering kedalam campuran minyak goreng tadi, uleni sampai benar-benar kalis.
  3. Siapkan loyang yang telah diolesi minyak, bagi adonan sama rata dengan besar disesuaikan keinginan
  4. Ambil satu bagian adonan dan bulatkan adonan sampai berbentuk bola lalu simpan di loyang sambil seluruh permukaan adonan olesi minyak. Lakukan ke semua bagian adonan.
  5. Tata di loyang dan tutup loyang dengan plastik wrap dan kain basah, biarkan adonan minimal 1 jam. Kalo di resep lainnya, istirahatkan satu malam supaya adonan lebih mudah dibentuk
  6. Setelah di istirahatkan, siapkan meja yang telah diolesi minyak dan adonan di tipiskan cukup dengan tangan. Hati-hati jangan sampai sobek.
  7. Olesi adonan yg telah tipis dengan 1 sdt margarine dan gulung sampai menyerupai tali
  8. Lakukan hal itu kesemua bagian adonan lainnya. Setelah selesai, ambil adonan yang pertama dan gulung membentuk keong dimasing-masing ujungnya berlawanan arah sehingga membentuk huruf S sambil di urut pakai tangan supaya tali makin panjang dan tipis. Makin panjang dan tipis nanti hasilnya makin banyak lapisannya dan ketika sudah bertemu ditengah gabungkan 2 bentuk keong tersebut.
  9. Siapkan wajan anti lengket, goreng adonan tanpa minyak sampai terlihat kecoklatan.

Cara penyajiannya sebenarnya disesuaikan selera, katanya roti bisa dimakan dengan kuah kari (aku belum mencobanya),  bisa juga dengan versi manis yaitu diberi topping madu, coklat ataupun keju bahkan dilengkapi es krim. Namun kalo aku sukanya, roti maryam yang masih panas taburi coklat meses, keju parut dan terakhir siram dengan susu kental manis. Roti maryam siap di santap dengan secangkir susu atau teh hangat, Hmmm yumiii😉

Selamat mencoba bunda😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s