Kisah Sepotong Kue – Brownies Kukus Ketan Hitam

Masih dalam rangka menyediakan sajian untuk pengajian di rumah weekend kemarin, selain pudding Ceplok Telur aku juga menyediakan brownies. Secara ini cake yang anti gagal dan kali ini aku bikin brownies dengan bahan dasar tepung ketan hitam yang legit😉

Sebenarnya aku pernah beberapa kali bikin cake dari ketan hitam, dulu pernah bikin yang resepnya aku contek di kemasan tepung. Suamiku lumayan suka, tapi beliau rada terganggu dengan bau tepungnya yang apek mungkin waktu itu aku pake tepung yang kondisinya kurang oke kali yaa. Makanya supaya tidak kejadian lagi, ini tips memilih tepung ketan hitam yang bagus menurut NCC, katanya sih kalo dari penampakannya tepung ketan hitam carilah yang warna tepungnya keabu-abuan, tapi akan menjadi hitam legam saat kue sudah matang. Ini karena tepungnya berasal dari beras ketan hitam yang masih lengkap kulit arinya sehingga membuat kue jadi mengembang, tekstur dan rasanya khas.

Tapi karena kemaren benar-benar penasaran pengen ujicoba, aku beli tepung ketan hitam seadanya yang ada di TBK saja dan bikinnya juga hanya ½ resep karena masih belum ikhlas hambur-hambur bahan kue kalo ujungnya brownies nya failed #dasar pelit😀

Resepnya aku ambil dari blog-nya teh Ricke dan brownies ini salah satu produk paling laris di bakulnya teh Ricke, udah gitu lihat juga testimoni teman-teman yang sudah bikin duluan katanya ini recomended banget #makin penasaran

 Brownies Kukus Ketan Hitam

Brownies Kukus Ketan Hitam (Bronketem)
by Ricke Indriani

Bahan:
6 butir telur
200 gram gula pasir
1 sdt emulsifier
1/4 sdt garam
1 sdt vanilla

2 sdm susu kental manis (kemaren kelupaan masukin ke adonan, tapi gak ngaruh tuh😉 )

250 gram tepung ketan hitam
20 gram coklat bubuk, diayak (pake yang kualitasnya bagus hasilnya lebih wangi)
—> Campur jadi satu

100 gram dark cooking chocolate, cincang
200 gram minyak goreng atau mentega dilelehkan (aku pake minyak goreng aja yg lebih simple)

Coklat meisyes (rice chocolate) secukupnya untuk filling (aku gak pake karena males buka tutup kukusan)

Cara membuat:

  1. Panaskan kukusan.
  2. Lelehkan dark cooking chocolate. Masukkan minyak goreng. Aduk rata. Dinginkan.
  3. Kocok telur, gula pasir, emulsifier dan garam dengan mixer kecepatan tinggi sampai mengembang, kental dan berjejak. Masukkan vanilla, kocok rata. Masukkan susu kental manis. Kocok rata.
  4. Masukkan campuran tepung ketan hitam dan coklat bubuk sedikit demi sedikit bertahap sambil dikocok dg mixer kecepatan rendah sampai merata.
  5. Masukkan campuran dark cooking chocolate dan minyak goreng/mentega cair. Aduk balik dg spatula hingga rata dan homogen.
  6. Bagi 2 adonan. Tuang 1/2 bagian adonan ke dalam loyang ukuran 20x20x7 cm yg telah diolesi margarin dan dialasi kertas roti. Kukus 10 menit dg api sedang. (kalo aku karena Cuma bikin ½ resep dan loyangnya kegedean adonan Cuma cukup 1 lapis aja jadi gak ada ritual tabur coklat meisyes segala)
  7. Taburi coklat meisyes. Tuang kembali 1/2 bagian sisa adonan. Kukus kembali 20-25 menit hingga matang. ( kalo aku karena cuma satu lapisan jadi langsung kukus saja 20 menit tanpa buka kukusan )
  8. Angkat dan langsung keluarkan dari loyang. Biarkan dingin. Potong-potong dan sajikan. (kalo aku supaya brownies lebih menarik anak-anak dan menghilangkan dosa karena udah ngilangin meisyes-nya, aku hias brownies pake white chocolate dan trimis)

Ada kejadian lucu, setelah brownies aku hias dan aku tata di piring, keponakanku Rafif langsung nongkrongin piringnya dengan muka memelas pengen nyobain, aku kasih satu. Begitu habis balik lagi nongkrongin piring, gak tega kasih lagi satu. Suamiku juga ngelihat Rafif bolak balik ambil brownies jadi ikut-ikutan nyobain. Ujung-ujungnya brownies yang aku sajikan hanya  ½ piring karena dihabiskan Rafif dan suamiku😀

Rafif makan bronketem dengan lahap :D

Rafif makan bronketem dengan lahap😀

Selamat mencoba Bunda😉

Note: Foto apa adanya karena diambil malem-malem😦

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s