Wanna Be Mom – Pengalamanku Laparoskopi

Sebenarnya ini tulisanku tahun lalu tapi belum pernah aku share disini. Aku jadi pengen share karena sudah 2 bulan ini aku mulai rajin lagi konsultasi ke dokter spesialis kandungan. Harapan untuk mempunyai anak tetap aku iktiarkan karena itulah kewajibanku sebagai manusia.

*******************************

sabar10

Ikhtiar aku dan suamiku untuk memiliki anak ternyata sampai pada vonis dokter bahwa saluran tubaku tersumbat dan alternative yang disarankan dokter adalah laparoskopi (LO) yang notabene biayanya cukup besar menurut kami.

Ternyata Allah SWT memang sangat sayang pada keluarga kami, tidak sengaja suamiku ngobrol-ngobrol dengan teman beda divisi. Ternyata dia juga pernah menjalani LO dan biayanya diganti oleh kantor. Ketika ditanyakan ke bagian HR, hal itu dibenarkan asal diagnosanya jelas.

Ya Allah aku sujud syukur mendengarnya. Mengapa selama ini aku tidak terpikir utk bertanya ke kantor suamiku. Aku malah lebih focus dengan kesedihanku.

Setelah mendapat kepastian biaya ada yang menanggung, aku mulai searching dokternya, yang pasti aku harus ditangani oleh dokter yang sudah ahli karena walau ini operasi invasif minimal namun organ reproduksiku yang di obok-obok. Aku khawatirnya efek dari operasi ini malah mengakibatkan hal lain yg tidak aku inginkan.

Setelah baca-baca di milis aku mendapat rekomendasi untuk datang ke dr. Wachyu Hadisaputra yang kebetulan praktek juga di RSIA YPK dimana selama ini aku selalu datang konsultasi walau dengan dokter lain. Informasi yang aku terima Dr. Wahyu merupakan dokter specialist endoscopy yang sudah sering melakukan LO dan banyak yang berhasil hamil setelah ditangani oleh dr. Wahyu karena itulah dengan semangat 45 aku telp YPK untuk daftar.

Aku mau cerita perjuanganku bertemu dengan dr. Wachyu, beliau merupakan dokter senior yang telah ahli dan terkenal sehingga pasien nya banyak dan karena itulah sistem pendaftarannya agak berbeda dengan dokter lain. Nomor pendaftaran diatur per grup disetiap jamnya, ada 4 grup untuk grup A ada 10 orang dari jam 5 sampai 6 sore, lanjut grup B dari 6 sore sampai 7 malam dan seterusnya. Waktu aku daftar, ternyata sudah masuk grup D (grup akhir) karena itu aku minta di undur saja minggu depannya lagi, alhamdulillah masuk ke grup B (asumsiku jam 7 malam). Tadi nya aku heran kok sampai segininya siy mau ketemu dokter Wachyu sampai aku berniat pindah rumah sakit saja ke RS Bunda. Tapi ternyata di RS lain untuk bertemu dengan dr.Wachyu menurutku lebih ”sadis” lagi yaitu berdasarkan kedatangan pasien. Kalo konsultasi dimulai jam 5 sore maka kita harus mulai ngantri dari jam 2 dan tidak boleh meninggalkan RS karena pada saat daftar ulang dan kita sedang tidak ada maka dianggap tidak hadir (nomor akan diberikan ke yang lain).

Akhirnya aku memilih datang ke YPK saja dan pada saat aku konsultasi asumsiku aku masuk grup B maka aku akan bertemu dr.Wachyu ya sekitar jam 7an, tapi ternyata aku baru bertemu dr. Wachyu sekitar setengah 9 sodara sodara…huft…lumayan juga nongkrong nungguin karena aku sudah mulai stay dari jam 5 sore. Pembelajaran bgt untuk konsultasi berikutnya aku harus masuk grup A *kepaltangan keatas

Saat bertemu beliau, aku sampaikan kondisiku beserta seluruh hasil pemeriksaanku selama ini. Melihat diagnosa dari HSG yang aku lakukan, dr.Wachyu langsung menyarankan aku LO (hmmm udah keprediksi). Namun yang bikin aku shock LO dilakukan 14 hari kedepan *gubrak . dr. Wachyu langsung melihat agenda nya, aku di jadwalkan operasi tanggal 23 Februari 2012, mulai masuk RS tgl 22 Februari sore.

Aku dan suami tidak sempat berpikir panjang langsung mengiyakan, waktu itu aku cuma berpikir untuk apa aku undur karena hal ini harus aku lakukan.

Aku dikasih surat pengantar untuk check kesehatanku yang harus dilakukan malam itu juga di Biotest menteng. Alhasil buru-buru kami ke Biotest karena jam kantornya tutup jam 9 malam. Alhamdulillah masih sempat sampai ke Biotest langsung aku test x-ray, ekg, darah dan alergi. Jam setengah sepuluh semua selesai dilakukan dengan total tagihan 1,8 juta *gubrak. Gak apa-apa ini bisa di klaim ke kantor, kata suamiku menenangkanku.

Ketika sampai di rumah, baru aku dan suamiku pusing bagaimana mencari dana untuk LO. Memang perusahaan akan menanggung biaya tersebut, namun karena RS YPK bukan rumah sakit rujukan maka biaya harus ditanggung dulu baru nanti bisa di reimburcement ke kantor suami. Biaya yang harus kami siapkan kurang lebih 25 juta sedangkan dana yang kami miliki sekitar 5 jutaan. Berarti kami harus sediakan 20juta dalam waktu 14 hari. Akhirnya aku dan suamiku atur strategi, kami ajukan pinjaman 10juta ke masing-masing kantor kami. Bismillah…

Besoknya aku datang ke atasanku untuk mengajukan pinjaman koperasi, namun koperasi belum pasti bisa sediakan mengingat saat itu banyak karyawan lain yang duluan mengajukan pinjaman juga. Aku mulai panik kemana lagi harus mencari uang itu, namun saat aku cerita ke salah satu sahabatku mengenai hal ini, alhamdulillah sahabatku bersedia meminjamkan uangnya. Aku sangat bersyukur karena Allah memberikan cobaan beserta jalan keluarnya. Aku sangat berterima kasih pada sahabatku itu, beliau tidak berpikir panjang kapan aku bisa kembalikan uangnya *thanks ya Gha J

Aku juga mendapat kabar dari suamiku, kantornya tidak bisa memberikan pinjaman namun Alhamdulillah atasannya bersedia memberikan pinjaman. Alhamdulillah sujud syukur atas kemudahan yang kami dapatkan. Aku makin yakin inilah jalan yg harus aku tempuh karena begitu banyak bantuan yang diberikanNya.

H-1, aku sengaja mengajukan cuti sejak tgl 22 kalo suamiku ngambil cuti tgl 23 saja. Entah karena ini operasi yg pertama kali aku lakukan seumur hidupku, aku sangat takut dan sampai berpikir bagaimana jika yang terburuk terjadi. Padahal suamiku berulang kali menyampaikan ini bedah kecil namun perasaanku tetap tidak tenang. Apalagi saat sampai di rumah sakit, bukan hanya takut tapi aku juga jadi sedih karena salah satu resiko yang bisa saja terjadi adalah pengangkatan saluran tuba falopi dan jika itu terjadi berarti aku sudah tidak bisa hamil normal lagi. Karena melihat kondisiku, suami meminta ke suster untuk bertemu dokter dulu. Saat itu dr. Wachyu sedang ada pasien, aku dipertemukan dengan dr. Cepi yang ternyata anaknya dr. Wachyu. Beliau memberikan penjelasan yang cukup detail tentang tindakan yang dilakukan, resikonya dan jaminan bahwa jika pun harus mengangkat tuba falopiku maka itu atas persetujuan suamiku. Alhamdulillah setelah bertemu dr.Cepi aku mulai tenang dan mau mengikuti apa yang diminta suster.

Sebelum tidur aku diminta minur air pencahar, rasanya asin banget sampai aku hampir muntah karena gak enak. Aku juga check alergi antibiotik, ganti baju rumah sakit dan minum susu yang disediakan oleh RS. Namun tidak lama aku mulai merasakan efek obat pencahar yang aku minum. Lebih dari 7 kali aku bolak balik toilet, sampai aku tidak bisa tidur. Menjelang pagi, aku dibangunkan untuk persiapan operasi.

Aku disuruh suster untuk duduk di kursi roda, padahal aku mampu jalan dan tidak merasakan apapun kecuali perutku yg mulas karena minum pencahar. Tapi suster memaksanya, katanya itu prosedurnya. Ya sudah aku ikuti aja, jarang-jarang kan duduk di kursi roda (anggap aja pengalaman hehe). Masuk ke ruangan operasi ternyata suamiku sudah menunggu, aku sedih lihat suamiku karena semalaman tidur di ruang tunggu jadi kelihatan kucel banget. Aku tanya apakah sudah sarapan atau belum, tampaknya suamiku gak mau bikin aku khawatir. Dia hanya bilang sudah sarapan padahal aku yakin belum.

Mas ku menenangkanku, apapun hasil operasiku nanti keputusannya tidak akan mengizinkan tuba falopiku diangkat. Nanti akan dipikirkan jalan lain selain mengangkat organ tubuhku. Mendengar itu aku tenang, aku banyak berdoa semoga operasiku dilancarkan dan hasilnya juga bagus.

Aku masuk ke ruangan yg membuat aku menggigil, apalagi kondisinya aku hanya memakai baju operasi yg tipis. Sambil tiduran aku perbanyak dzikir karena di titik itu aku benar-benar pasrah, hanya Allah lah tempatku bergantung.

Dipindahkan ke kamar lain yg subhanallan dinginnya luar biasa, aku disuruh tidur di ranjang yg diatasnya bergantung lampu yg sangat menyilaukan dan disamping ranjang banyak alat-alat operasi. Aku menggigil menahan dingin, dokter memberiku selang yg harus aku hirup dan tidak berapa lama aku tidak sadar apa-apa lagi.

Ketika terbangun aku sudah berada di kamar yg pertama aku datangi, dibungkus selimut dan badanku menggigil. Suamiku sudah di sampingku sambil menciumiku, rasanya ngantuk luar biasa tapi aku kedinginan. Aku dengar suamiku bilang operasinya berjalan lancar dan hasilnya alhamdulillah bagus, tidak ada pengangkatan tuba falopi. Aku senang mendengarnya, namun aku tidak bisa membuka mataku karena setiap melihat sinar mataku sakit dan berair. Suster memberiku tetes mata yg diminta di kompreskan di mataku namun kondisi mataku tidak membaik.

Aku dipindahkan ke kamar rawat dan tidak berapa lama keluargaku datang. Aku sangat terharu mereka datang, senang sekali apalagi ada Rafif. Namun aku tidak bisa membuka mata, rasa silau tidak hilang bahkan mataku terus-terusan mengeluarkan air mata. Jadi aku ngobrol sambil tutup mata saja. Aku tanya dokter katanya itu efek dari obat anastesi dan pelan-pelan akan hilang kok.

Alhamdulillah besoknya mataku sudah normal dan dokter sudah mengijinkanku pulang namun tentu dengan banyak catatan, minggu depannya aku dijawalkan untuk balik lagi ke YPK untuk buka jahitan sekalian ada treatment lanjutan (suntik antibiotika). Dokter juga wanti-wanti ke suamiku aku gak boleh angkat beban berat dan banyak istirahat #tuh mas cateet yaa. Dr Wachyu juga ngasih surat keterangan istirahat selama 10 hari, jadi aku bisa leha-leha dirumah niy lupakan kerjaan kantor #ditampar bolak-balik bosku

Saat konsultasi terakhir, buka jahitan dan suntik antibiotika senang banget dr Wachyu bilang: Selamat ya Bu, ibu sekarang sudah bisa hamil dengan normal. Tapi nitip jangan minum jamu dan jaga kondisi tubuh dengan rajin olah raga dan makan yang sehat😉

Alhamdulillah aku bersyukur pada Mu ya Rabb, semoga Engkau berikan hamba dan suami hamba kesempatan mempunyai keturunan yang sholeh dan sholehah. Berilah kami kesabaran dalam berikhtiar dan keikhlasan menerima apapun takdir yang telah Engkau gariskan, amiin allahumma amiin.

pahala

36 thoughts on “Wanna Be Mom – Pengalamanku Laparoskopi

    • amiin amiinn ya robbal alamin…

      mbak Noni dulu op nya dimana? sekarang dokter nya siapa mbak?

      Aku juga sama dokter mulai sekarang disuruh jaga asupan makanan karena ada indikasi PCO, kayaknya aku bakalan banyak nanya-nanya ke mbak Noni tentang FC😀

      Huuuft say goodbye gorengan😦

      • Aku op di rs Darmo sby sama prof soehatno. Sejak pindah aku belon ketemu dokter lg nih soalnya belon ada rencana program 😰. Cuman jadinya emang pola makan diganti sih. Tetep makan gorengan tapi juaraaaaang bgt. Gak bagus utk kesehatan kan yaaa katanya. Aku ikut FC tp cheatingnya bny Dev hihi.

        Temen aku br op jg kayak km di penang tapi skr dia lg program bayi tabung. Lagi nyari hari yg cocok utk prosesnya.

        Aduh serem yaaa kalo udah begini. Semoga gpp n kita semua sehat2 plus gampang deh dapet bayinya

      • mbak noni programnya di US ya mbak😉

        Katanya skr aku harus jauhi gorengan, makanan yang tidak dimasak, ga boleh sembarangan jajan karena takutnya ada msg huuu repot bgt kalo ngebayanginya:(
        tapi kalo dipikir-pikir aku kena OPC atau pun tidak jaga tubuh dengan hidup sehat dan makanan sehat ya itu kewajiban kita juga. Makanya ambil hikmahnya aja, Allah SWT sayang aku dan suamiku jadi aku “dipaksa” hidup lebih sehat *tetep semangat

        mbak itu teman mbak program bayi tabungnya di RS mana? aku jg denger kalo program di sana malah lebih murah dibanding di Indo loh

        Saling mendoakan ya mbak *peluk

  1. Assalamualaikum teh devi..salam kenal saya Riri dari Palembang, saya juga belum mempunyai keturunan sudah hampir 5 tahun, 3 tahun yang lalu saya pernah HSG dan dinyatakan tidak ada masalah, berdasarkan pengalaman teh devi, apakah perlu test ulang HSG? test apa saja yang diperlukan untuk mencari penyebab sulit hamil ya?
    Sekarang saya lagi teraphy reflexiology sama ke sinse yang pernah bilang dudukan tuba-nya terlalu tinggi ..
    Semoga kita selalu diberikan kemudahan dan kesabaran ya mbak..thanks for your share
    Wassalam..

    • amiin ya robbal alamiin…

      Sebenarnya dokterku awalnya tidak menyarankan HSG ulang karena walau gimana saat HSG badan kita terpapar sinar radiografi (bener gak sih nulisnya hehe) jadi takutnya ada efek samping yg tidak diharapkan. Tapi waktu itu aku test ulang HSG karena sudah 2x hidro tidak berhasil. Jadi balik lagi ke dokternya kali yaa rekomendasinya apa.
      .
      Kalo aku sekarang lebih memilih pasrah dan sabar *susyeh bgt hiks
      InsyaAllah ikhtiar harus tetep jalan namun hasilnya kembali kepada Allah karena Dia lah yang Maha Kuasa.

      Tetep semangat yaa Ri, kita saling mendo’akan😉

  2. Assamualaikum Mba Devi… Senang membaca blog Mba.. Merasa ada teman, membuatku semangat.. Perjuangan kami belum apa apa…

  3. Assalamualaikum mbak.. kenalkan aku ami. 2 minggu kmren aku operasi lo. Nah skrng akulg mengalami flag. Kt dokter sihbwajar. Benarkah mbak. Mohon infony. Worry skali soalny. Flag blum brhnti. Dan mau tnya, suntik tapros pertama bagusny kapan ya…

    • Dulu setelah saya LO saya juga memang ada flek seperti flek haid menjelang berakhir. tapi tidak terlalu lama seingat saya. baiknya konsultasikan ke dokter aja mbak jika sudah 2 minggu masih ada flek.
      kalo mengenai suntik tapros, maaf sekali saya belum ada pengalaman, saya LO karena ada penyumbatan sedangkan tapros setahu saya utk terapi jika ada kista.

      maaf ya mbak tidak bisa bantu but anyway terima kasih sudah berkunjung😉

      Semoga mbak segera mendapat keturunan seperti yang mbak harapkan, amiin.

      • Ass,, mba… Agy bimbang ni. Q dsaranin LO. Q udh siap buat LO tpi suami msh khwtir dampakx pa. O iya dampak stlah LO pa mba? Soalnya saya sm dngn mba kasusnya pnyumbatan Tuba fallopi.

      • Wassalamualaikum wr.wb mbak Mia,

        Mengenai dampaknya jika maksud mbak Mia dampak pada tuba kita, itu tergantung kondisi kita masing-masing. Nanti dokter akan mengambil tindakan yg memang diperlukan setelah melihat kondisi tuba kita, tapi tentunya atas sepengetahuan atau sepertujuan pasangan/keluarga kita (saat itu pasti kita sebagai pasien dlm kondisi dibius total).

        Waktu saya, yg sebelumnya di prediksi ada penyumbatan/rusak alhamdulillah pada saat LO kata dokter tuba saya hanya di bersihkan sehingga salurannya lancar lagi dan diambil beberapa polip.

        Namun jika dampak yg dimaksud mbak, dampak pada anggota badan kita yg lain. Jika berdasarkan pengalaman saya, alhamdulillah kondisi tubuh saya tidak ada perubahan. Bekas LO juga sudah hilang, karena hanya 3 titik di bagian perut kita. Namun memang semenjak saya LO, saya sudah tidak bisa mengangkat beban yg berat.

        Tapi untuk lebih afdol, konsultasikan saja dengan dokter. kita sebagai pasien berhak mengetahui dampak atau resiko selama dan setelah LO dilakukan.

        Semoga Allah SWT memberikan petunjuk bagi mbak MIa dan suami sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat. Semoga Allah SWT memberikan anak yang sholeh/sholehah seperti yang mbak Mia dan keluarga harapkan, amiin.

        Terima kasih atas kunjungan dan sharenya ya mbak Mia. Tetap semangat berikhtiar😉

  4. Hai Mbak..,, alhmdulillah aku sudah melewati ITU Mbak, trnyt memang wajar ky dokterny. Boleh minta email atau linenya Mbak? MW tny2 , jika brkenan hehe… Semangat trus buat kitaaa y mbaaak

  5. Salam kenal mbak Devi,
    Saat ini kami juga sedang dalam proses untuk mengikuti promil. Dokter sdh memberi wacana tahapan apa saja yg kemungkinan akan saya lakukan, termasuk LO.
    Mungkin pertanyaan saya agak nyleneh nih mbak Devi🙂
    Saya ingin tahu asuransi apa yang menanggung LO utk tujuan ‘promil’ ? Karena sejujurnya, saya juga shock membaca nominal yg hrs disiapkan utk LO.
    Bila memang terlalu ‘vulgar’ utk berbagi ttg ini, berkenankah utk private sharing mbak?
    Terimakasih banyak untuk jawabannya.

    • Mbak Upik,
      Waktu dulu saya tidak menggunakan asuransi karena asuransi diktr saya ketentuannya yg berkaitan dengan infertilitas atau program hamil termasuk pengecualian klaim (tdk ditanggung). Saya juga sempat bingung dengan biayanya, tapi
      Alhamdulillah dimudahkan Allah, kantor suami yg menanggungnya😉

      Saya kurang tau asuransi lainnya apakah ketentuannya ada yg berbeda dg asuransi yg saya ikuti. Maaf ya mbak tidak bisa membantu.

      Semoga Allah Ta’ala melancarkan proses LO nya dan memudahkan rejekinya jg.

      Semangaaaat ya mbak ^_^

    • Hai mba devi.. salam kenal.. Sedikit mau sharing & berbagi pengalaman… Kemarin saya baru tes hidro & hasilnya ada saluran penyumbatan dikiri & kanan.. sedih bgt pas dikasih tau & disarankan utk bayi tabung.. LO itu tindakan stelah hasil hidro yg menyatakan kalo ada saluran penyumbatan dikiri dan dikanan kan ya mba..

      Dan RS mana ya mba yg recomended utk program hamil dan dokter spesialis yg sabar dan enaq utk diajak konsultasi ya mba.. dan niatnya saya mau ganti dokter dan RS biar ada langkah2 kembali dr awal biar lebih yakin dgn hasilnya.

      Makasih ya mba utk ceritanya mba…

      • hallow mbak tyas. terima kasih mau sharing disini😉

        Setahuku memang LO salah satu tindakan untuk membuka penyumbatan di tuba falofi, ada tindakan lain namanya laparatomi. Mohon maaf soal rekomendasi dokter dan RS, saya tidak bisa memberikannya. Sudah lama saya tidak datang ke dokter/RS, jadi saya kurang tahu mana yang terbaik.

        Tapi kalo saya LO di RSIA YPK Menteng dan ditangani oleh dr. Wahyu, waktu itu pertimbangannya karena dr.Wahyu banyak yg rekomendasi (saya baca di milis) dan biayanya lebih murah dibanding RS lainnya (itu dulu loh ya mbak, kalo sekarang saya kurang tahu).

        Semoga mbak Tyas selalu diberikan kesabaran dan kemudahan dalam menjalani perjuangan ini sehingga datang buah hati yg selalu dinanti-nanti, amiin
        Tetep semangat ya mbak😉

  6. Hallo mba Devi nilasari, salam kenal..?sy rahma usia 26th dan usia penikahan sdh hampir 3th blm dikaruniai anak, dari hasil pemeriksaan yg sdh sy lakukan ada kista di saluran tuba falopi kanan dan kiri sy. Ada dokter yg menyarankan untuk laparoskopi.. Tapi mengingat biaya yg cukup tinggi sy masih pikir karena ada saran dr dokter lain juga untuk langsung bayi tabung saja. Nah.. Pertanyaan saya apa tindakan laparoskopi itu cukup efektif menurut mba karena mba kan sudah pernah menjalaninya.. Apa perbedaannya yg dirasakan sblm dan sesudah laparoskopi?
    Dan biaya laparoskopi bisa dr asuransi ya sedang bayi tabung biaya pribadi.. Menurut mba devi gimana?

    • hii Rahma, salam kenal juga dan terima kasih sudah mampir😉
      Jika ditanya apakah laparoskopi efektif atau tidak rasanya saya kurang tepat menjawabnya, baiknya diskusi lagi saja hal ini dengan dokter. Namun jika ditanya apa yang saya rasakan setelah LO, saya merasa sakit haid saya berkurang banyak (ntah ini ada hubungannya atau tidak)🙂 sedangkan mengenai kemungkinan memiliki anak, saluran tuba falopi saya sudah lancar tapi perjuangan saya beralih ke hal lain (skr menghadapi PCO).
      Berdasarkan pengalaman yang lalu, tindakan LO tidak bisa di klaim ke asuransi di kantor saya tapi alhamdulillah bisa di klaim ke kantor suami yang fasilitas kesehatannya dikelola sendiri (tidak dikelola perusahaan asuransi).
      Maaf ya Rahma, saya tidak bisa membantu, semoga Rahma diberikan kemudahan dan jalan yg terbaik, segera memiliki buah hati sesuai yg di inginkan Rahma dan keluarga. Tetap semangat yaa…

  7. mbak devi…saya siti dari solo umur 25 menikah 6thn kosong,saya jg baru aja LO kmren tgl 21 agusts’15 ini baru tadi malem pulang dari rs.sekar moewardi solo,alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa melewati step ini tanpa takut atau ragu..mantep dah,jdinya lebih cepet prossnya,,dan kondisi stabil ga macem2,insyaallah udah sehat dan segera program hamdun..amin,btw saya diagnosa awal itu hydrosalpyng bilaterah,pas operasi malah dapet komplek banget,ada pcos,kista,polip,sama tuba kiri non paten..tp alhamdulillah udah diberesin,tapi tuba kirinya ga bisa diperbaiki karena udah rusak dan lama,tp ga ganggu jd ga diapaapain,alhamdulillah organ saya tetap utuh dan dokter bilang bulan september nanti target hamil alami..amiiin,alhamdulillah senang sekali betapa Allah masih sangat sayang sama saya..ini pasca laparoskopi,udah bisa ngapa2 bebas terbatas and keep slowly,semoga menjadi awal yang baik untuk kita menjemput buah hati..amiiin

    • hii mbak Siti, terima kasih sudah mau share. Aku ikut senang LO nya berjalan lancar. Semoga cepat pulih yaa sehingga apa yang mbak Siti dan keluarga harapkan segera terwujud. Tetap semangat dalam menjemput buah hati ya mbak…

      • Hallo Mbak Devy, sy di LO di RSPAD Gatot Subroto oleh dr. Surya Spog….hari Senin tgl 29 feb jam 2 siang sy dioperasi dan selesai jam 6 an kurang. Sebenarnya mnrt dr. Surya klo kista coklatnya tdk lengket mgkn operasi LO nya cma 1 jam tp mgkn krn lengket kistanya membutuhkan waktu yg 4’jam. krn msh berasa perih di sekitar miss V dan kadang kluar flek2 mgkn efek dari operasi tsb yg blm pulih ….sy menggunakan BPJS untuk operasi ini….Puji Tuhan semua dicover BPJS….cma utk perban kita bayar sendiri..
        kira2 bayar nya 100 rb krn ada 5 perban yg hrs diganti….utk suntikan tapros sy blm tw apakah di cover atau tdk….mdh2an dicover…krn 1x suntikan 1.5’juta….sdgkn Tapros itu dilakukan sbyk 3 x tiap bulan….mdh2an stlh operasi LO ini Tuhan mnrkn kelancaran utk hamil…doain ya mbak…thx

      • Hallo juga mbak Risma, Alhamdulillah saya ikut senang proses LO nya berjalan dengan baik, semoga mbak Risma segera mendapatkan buah hati seperti yang mbak Risma dan keluarga harapkan ^_^
        Terima kasih share nya mbak khususnya untuk penjaminan biaya melalui BPJS, ini kabar gembira buat kita semua karena biaya LO kan lumayan bgt, jika bisa gratis tentunya ini sangat membantu kita para pejuang wanna be mom😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s