Menangislah untuk Ramadhan yang kan Hilang

quran2

Menangislah untuk Ramadhan yg Kan Hilang

Teman, marilah kita menangis,
Jika itu bisa melapangkan gundah yang mengganjal sanubari. Bahwa Ramadhan sudah bergegas di akhir hitungan. Dan tadarus Quran kita tak juga beranjak khatam. Jika itu adalah ungkapan penyesalan. Jika itu merupakan awal tekad untuk menyempurnakan tarawih dan Qiyamul lail kita yg centang perenang

Menangislah,
Biar butir bening itu jadi saksi di yaumil akhir. Bahwa kita adalah hamba Alloh yg lalai lagi terlena. Yang berdoa sejak dua bulan sebelum Ramadhan, yang berlatih puasa semenjak Rajab, yang rajin mengikuti tarhib Ramadhan, tapi sampai puasa mendekati akhir masih juga menggunjing kekhilafan teman, masih juga tak bisa menahan ucapan dari kesia-siaan, tak juga menambah ibadah sunah, bahkan hampir terlewat menunaikan yang wajib

Menangislah, lebih keras
Alloh tak menjanjikan apa-apa untuk Ramadhan tahun depan, apakah kita masih disertakan, sedangkan Ramadhan sekarang cuma tersisa hitungan hari. Tak ada yg dapat menjamin usia kita sampai untuk Ramadhan besok, sedangkan Ramadhan ini tersia-siakan. Menangislah utk Ramadhan yg kan hilang…

Menangislah,
Utk dosa-dosa yang belum terampuni, tapi kita masih juga menambah dengan dosa baru…

Menangislah,
Dan tuntaskan semuanya di sini, saat ini. Karena besok waktu akan bergerak makin cepat, Ramadhan semakin berlari. Tahu-tahu sudah 10 malam terakhir dan kita belum bersiap untuk itikaf. Dan lembar Quran menunggu untuk dikhatamkan. Dan lembar rupiah menunggu untuk disalurkan melalui infaq dan zakat. Dan malam menunggu dihiasi sholat tambahan.

Sekarang, atau (mungkin) tidak (ada lagi) sama sekali…

~Abdul Rozak~

#odoj783 (tulisan ini diambil dari sharing dalam grup ODOJ)

Do’a Indah

quran2

Maha benar Allah yang Maha Agung, dan RosulNya Nabi yang mulia dan kami bersaksi atas kebenaran hal tersebut. Ya Rabb kami, terimalah amalan kami, karena sesunggguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.

Ya Allah anugerahkanlah kepada kami kenikmatan/kemanisan bagi tiap-tiap hurup dari Al Qur’an, dan balasan bagi tiap-tiap juz dari Al Qur’an. Ya Allah jadikanlah hurup alif sebagai kelembutan, hurup ba barokah, ta taubah, tsa pahala, jim kecantikan, ha hikmah, kha kebaikan, dal dalil/petunjuk, dza kecerdasan, ra rahmah, za kesucian, sin kebahagiaan, syin syifaa/obat, shad kebenaran, dho cahaya, tho ketenangan, dzo keluasan, `ain ilmu, gho kekayaan, fa kemenangan, qo kedekatan, qaf kemuliaan, lam kelembutan, mim nasehat, nun cahaya, wa wushlah/sarana, ha petunjuk, ya keyakinan.

Yaa Rabb berikanlah kami manfaat dengan Al Qur’an yang agung dan tinggikanlah derajat kami dengan ayat-ayatnya dan terimalah bacaan kami dan maafkanlah segala kesalahan, kelupaan, perubahan kalimat dari tempatnya, mengawalkan atau mengkahirkan, penambahan atau pengurangan, penafsiran yang tidak sesuai dengan apa yang Engkau turunkan, keraguan, sui ilhanin, dan terburu-buru ketika tilawah, kemalasan atau kesesatan lidah, waqof (berhenti) bukan pada tempatnya, mengidghomkan (mendengungkan bacaan) yang bukan idghom, mengidzharkan (bacaan tanpa dengung) yang bukan idzhar, madd (memanjangkan bacaan), mentasydid, hamzah, atau sukun, i’rab yang bukan pada tempatnya, atau kurangnya rasa cinta dan senang terhadap ayat-ayat yang memberi berita gembira, dan kurangnya rasa takut ketika membaca ayat-ayat ancaman, maka ampunilah kami ya Allah, dan jadikanlah kami sebagai oarang yang syahid.

Ya Rabb terangilah hati kami dengan Al Qur’an, dan hiasilah akhlak kami dengan Al Qur’an, jauhkanlah kami dari api neraka dengan Al Qur’an, masukkanlah kami ke surgamu dengan Al Qur’an. Jadikanlah Al Qur’an sebagai teman di dunia, di dalam kubur sebagai penerang/teman , cahaya di atas titian (shirath), dan teman di dalam surga, dan penghalang dan hijab dari api neraka, sebagai petunjuk untuk segala kebaikan dan tetapkanlah kami dalam kesempurnaan , anugrahkan kepada kami kemudahan dalam mengamalkan Al Qur’an dgn hati dan lisan, senantiasa cinta kepada kebaikan, kebahagiaan, kegembiraan atau keindahan iman.

Dan sholawat dan salam yg senantiasa tercurah kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW dan para sahabat atas kebaikan akhlaq dan kelembutan budi pekertinya di atas cahaya arsy.

Aamiin yaa Rabbal ‘Alamiin.

quran1

diambil dari sini

Wisuda Bagi Para Penghafal

Wisuda layaknya di selenggarakan sebagai seremoni pernyataan kelulusan seseorang menempuh satu jenjang pendidikan. Biasanya untuk level mahasiswa bagi para wanita, wisuda identik dengan pergi ke salon dari sejak subuh demi mendapatkan penampilan yang maksimal. Atau bagi para pria, wisuda adalah ajang pamer pendamping wisuda kepada teman lainnya. Hadeuuh jadi inget masa muda 🙂

Namun utk kali ini ada wisuda gaya lain, beda dari biasa karena tidak perlu ke salon sejak subuh atau cari pendamping untuk unjuk gigi. Wisuda yang dihadiri ribuan orang dengan berbagai latar belakang pendidikan dan usia. Wisuda tanpa peyerahan sertifikat atau ijasah namun insyaAllah membawa ketenangan dan kebahagiaan. Ini wisuda bagi para penghafal Al Qur’an.

odoa1

Daarul Qur’an menyelenggarakan Wisuda Akbar Indonesia Menghafal ke-4 bagi para penghafal yang mengikuti program one day one ayat. Program ODOA ini di inisiatif oleh Ustadz Yusuf Mansyur yang disiarkan di acara Wisata Hati – AN TV. Ribuan komunitas penghafal Al Quran dari perbagai daerah akan berkumpul dan beramai-ramai menyetor hafalan (muraja’ah) Surah An Naba (Berita Besar) dan Al Baqarah ayat 1 – 50.

Dikutip dari website daarul Qur’an (http://www.pppa.or.id ) Manager Program PPPA Daarul Qur’an Nanang Ismuhartoyo menjelaskan, An Naba’ merupakan satu dari lima surah yang berisi peringatan dahsyat dari Allah SWT. Sedemikian dahsyat, sehingga Rasulullah SAW beruban karena memikirkannya.

Suatu hari Abu Bakar ra berkata kepada Nabi Muhammad SAW, “Duhai Rasulullah, Anda telah beruban rupanya.” Jawab Rasul, “Yang membuatku beruban adalah Surah Hud, Al-Waqiah, Al-Mursalat, An-Naba’ dan Surah At Takwir” (HR Tirmidzi, Ibnu Sa’d, dan Hakim).
An Naba’ menegur keras orang-orang kafir dan kaum yang lalai akan datangnya Hari Pembalasan. Peringatan ini bahkan membuat para malaikat dan ruh-ruh manusia bungkam seribu bahasa di hadapan Allah SWT. Dan ketika dimasukkan neraka, menyesallah kaum kafir sehingga mereka berkata, “Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah sehingga tidak dibangkitkan dari kubur atau sama sekali tidak pernah wujud.”

Teknis dalam penyelenggaraan wisuda nanti, setiap peserta akan diuji hafalan oleh para Hafidz namun bagi yang tidak lulus bisa hadir sebagai penonton. Lebih lanjut Ustadz Nanang menjelaskan walaupun tidak lulus muraja’ah namun Insya Allah, seluruh peserta tetap mendapat pahala membaca dan menghafal Qur’an. Mengutip hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud ra, Rasulullah memberi kabar gembira: “Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka dia akan mendapatkan kebaikan. Dan satu kebaikan dilipatkan sepuluh kali. Saya tidak mengatakan Alif Lam Mim, satu huruf. Akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf” (HR Tirmizi, no 2.327).

odoa2

Acara Wisuda Akbar ini selain dihadiri para ulama juga akan dihadiri oelh Syekh Saad Al-Ghomidi. Beliau adalah salah satu pelantun murottal Qur’an yang sudah populer dan akrab bagi pecinta Qur’an di Indonesia. Syekh bernama lengkap Saad Al Ghamidi Syeikh Ibnu Saad Said Al Ghadimi, itu dilahirkan pada 19 Mei 1967 (1387 H) di Dammam, Mantiqah Syarqiyyah, Saudi Arabia. Syeikh Al-Ghomidi lulus dari Universitas Imam Muhammad Ibn Saoûd di Al-Ahsaa, dengan spesialis Ushuluddin, pada 1410. Beliau menamatkan studi qiroat Qur’an pada 1415. Selanjutnya pada 1417, beliau mendapat gelar sarjana muda dengan isnad (periwayatan) bacaan dari riwayat Hafsh ‘Ain Aasiim.

odoa3

Terlepas dari itu semua, yang tidak kalah penting bagiku acara ini merupakan kesempatan aku untuk berkumpul dengan para penghafal, insyaAllah bisa menguatkanku, menambah semangat dan motivasi dalam menghafal. Semoga Allah SWT memudahkan langkah ku untuk menghadiri acara ini, meluruskan niat ini hanya untuk beribadah kepada Nya dan membawa keberkahan dalam hidupku, aamiin ya robbal alamin.

Keterangan lebih lanjut klik: http://www.pppa.or.id atau call 021-500311

gambar diambil dari: sini