Sebelum Ramadhan Pergi

Tulisan yang menginspirasi, just reblog:

===============================

awan

dakwatuna.com – Bila sudah dekat waktunya untuk berpisah, seseorang yang tulus pasti ingin terus bersama yang dicintai dan ingin selalu “berinteraksi”. Ia ingin setiap detik waktu yang ia miliki dapat ia curahkan sepenuhnya untuknya. Ia ingin selalu meninggalkan kesan yang baik agar memiliki “kenangan berharga” selagi bersama. Begitulah sebuah pengibaratan, yaitu mereka para pecinta Ramadhan bila sudah tiba di penghujung bulan.

Ya… Setelah Ramadhan usai, begitu seringnya kita dengar suara-suara yang merindukan Ramadhan dan menginginkan agar Ramadhan segera tiba. Bahkan sampai ada yang menyayangkan, “kenapa kita ‘hanya’ diberi1 bulan Ramadhan dalam setahun?”. Seakan kurang puas menikmati suasana Ramadhan dan berandai-andai agar Ramadhan bisa lebih lama. Tapi benarkah cinta -pada Ramadhan- itu sebuah pengakuan yang tulus? Ataukah hanya sebatas keinginan yang tanpa disadari merupakan bisikan nafsu yang halus?

Namun perjalanan Ramadhan telah menyisihkan antara yang jujur mencintainya dengan yang hanya sebatas “suara” nafsunya. Karena Ramadhan ibarat juga sebuah ajang perlombaan. Ketika masih berada di babak penyisihan, begitu banyak peserta yang menampakkan tekad dan kemauan. Akan tetapi ketika tingkatan semakin tinggi, ketika tantangan yang ditemui terasa semakin membebani -padahal dari hari ke hari beban yang dihadapi sama sekali tidak ada yang bertambah-, maka satu per satu mulai “tereliminasi”, pergi dan bahkan lari. Sedangkan yang tinggal hanya yang bersungguh-sungguh menghadapi dan setia untuk terus membersamai.

Mereka yang “lari” ialah yang hanya mengaku mencintai Ramadhan, tapi ketika telah dipertemukan dengan bulan mulia ini ia malah mengabaikannya. Ia hanya bersemangat di awal, karena hanya mencintai Ramadhan dengan apa disenanginya. Baginya Ramadhan adalah waktu untuk banyak bermain, tidur-tiduran, dan segudang aktivitas yang melalaikan. Terlebih suasana Ramadhan -yang baginya sebagai bulan malas-malasan- sangat mendukung agar kesenangan duniawinya dapat terpuaskan.

Sedangkan mereka yang bertahan hanyalah yang jujur mencintai Ramadhan. Karena kecintaannya, tentu ia akan sangat menghargai waktu di bulan kebaikan, terlebih saat detik-detik terakhir menjelang perpisahan. Ia menghargai Ramadhannya dengan terus membersamainya dengan amal-amal kebaikannya; seperti memperbanyak qiyam, tilawah Al-Quran, dan memperbanyak dzikir dengan hati dan lisan.

Begitulah perjalanan Ramadhan. Tanpa terasa waktu telah memisahkan kita dengan 2/3 Ramadhan, dan menghantarkan kita pada hari-hari terakhir di bulan mulia ini. Waktu tak pernah peduli apakah kita beramal atau tidak, karena “tugasnya” hanya menggulirkan masa agar rotasi kehidupan terus bergerak. Hari-hari sebelumnya yang telah dilalui ditutup bersamaan dengan catatan amal yang dilakui, semuanya ditulis rinci dan rapi. Menyesali hari-hari lalu -karena sedikitnya amal- tentu tak akan ada arti dan sama sekali tidak menjadikannya kembali. Tapi yang terbaik adalah bagaimana agar semaksimal mungkin berusaha dengan amal-amal berguna, agar hari-hari Ramadhan yang tersisa menjadi hari-hari yang berharga. Sekaligus pembuktian siapa yang mencintai Ramadhan hanya demi kesenangan nafsunya, dan siapa pula yang benar-benar mencintai Ramadhan dengan setulus imannya…

Iklan

Suamiku, Arsenal dan Persib

Sebelum menikah dua tahun lalu kami telah sepakat untuk tidak saling mengganggu untuk masalah hobi. Prinsip kami, hobi atau kesenangan adalah daerah privasi yang merupakan hak pribadi. Iya dong, hobi itu kan sudah melekat pada diri kami masing-masing sebelum kami menikah. Karena itulah, ketika suamiku mempunyai hobi olah raga khususnya sepak bola aku sama sekali tidak keberatan. Bahkan saat suamiku jadi salah satu pemain sepak bola walau masih level RW harus main di daerah lain, aku rela ditinggal. Demikian pula dengan suamiku tidak pernah mengganggu gugat pada hobiku ngurus tanaman hias walau pun resikonya halaman rumah kami layaknya disebut kebun bukan taman. Suamiku lebih memilih untuk membiarkanku berkreasi.

Namun setelah menikah 2 tahun, hmmm kok rasanya ada yang berbeda dari kami berdua. Rasanya sekarang yang maniak tanaman hias bukan aku aja deh, suamiku sekarang malah ikutan semangat saat aku ajak keluar masuk toko bunga atau toko pupuk. Bahkan minggu lalu suamiku lah yang mengatur display tanaman hias kami dan dia bangga sekali ketika ngobrol dengan tetangga di teras rumah membahas pohon jambu dan jeruk yang telah berbuah.

arsenal zoom

Demikian juga aku, rasanya tidak percaya jika setahun terakhir ini aku mulai maniak dengan olah raga. Bukan berarti aku tiba-tiba jadi jago atau berprsetasi di bidang olah raga tapi rasanya sekarang aku pun menikmati saat suamiku nonton sepakbola, bolavolly, bulutangkis, motoGP bahkan mungkin lebih heboh dibanding suamiku. Wajar banget jika aku jadi kayak gini la wong tiap hari selalu ketemu acara olah raga. Coba check apa saja yang harus aku hadapi setiap harinya: tiap jam sebelas malam harus nonton metro sport, lalu paginya sambil siap-siap berangkat ke kantor nonton sport7 dan antvsport dilanjut saat diperjalanan masih juga beli koran Topskor. Padahal beritanya sami mawon dengan yang kami tonton ditelevisi. Lalu tiap Jum’at harus nonton Suami main futsal dan tiap minggu masih juga harus menonton Sport One di Lativi. Dulu awalnya siy sering terjadi perpecahan perang dunia, kami rebutan remote tv dan aku menolak baca Topskor. Tapi karena tidak ada pilihan lain dan dibombardir terus-terusan, ya udah aku yang sering mengalah dan ujung-ujungnya malah ikutan nikmati. lucunya, sekarang kami malah rebutan baca Topskor loh…

Lalu untuk urusan dukung mendukung team olah raga aku akui sangat terpengaruhi oleh suamiku, misalnya untuk Liga Inggris aku ikutan suami dukung Arsenal kata suamiku siy karena Arsenal dibentuk oleh team muda dan permainan Arsenal keren banget atau untuk Liga Italia dukung InterMilan sedangkan Liga Spayol dukung Barcelona. Lalu untuk urusan MotoGP, kami mendukung Valentino Rossi walau 2 musim tidak pernah menang tapi tetep saja bagi kami Valentino Rossy adalah juara sejati.

persibNamun ada satu hal yang tidak mungkin terpengaruhi suamiku yaitu dukung mendukung di Liga Indonesia. Suamiku pendukung PSIS sedangkan aku pendukung PERSIB.  Menurutku mendukung PERSIB adalah keharusan karena jika aku tidak mendukungnya, itu berarti aku telah mengkhianati tanah leluhur. Begitu juga yang terjadi dengan suamiku terhadap PSIS. Kami sama-sama sepakat mengenai hal ini dan tidak akan saling mempengaruhi dan ganggu gugat.

Terlepas dari itu semua, rasanya wajar sekali jika dikatakan suami istri adalah pasangan jiwa dan mau tidak mau saling mempengaruhi atau merubah kebiasaan. Dan bagiku, aku merasa bahagia dengan hobiku yang baru ini.

———————————————————————————————————-

Diatas adalah tulisanku 6 tahun yang lalu makanya ada istilah, tempat dan nama lembaga yang menggunakan nama lama. Tulisan ini sudah di publikasikan di Multiply almarhum namun saat migrasi ke wordpress ntah kenapa gak keangkut 😦  Karena kupikir tulisan ini merupakan bagian perjalanan hidupku, makanya aku publikasikan kembali.

Update saja, Alhamdulillah setelah sekian lama kami menikah banyak hal yang telah berubah dan kami pun tentunya saling mempengaruhi.  Misalnya, hobiku sekarang telah berubah menjadi masak memasak dan tentunya suamiku tidak terpengaruh jadi suka masak tapi Beliau mendapat efek lain yaitu berat badan meningkat dan jadi suka makan karena dapat jatah menghabiskan hasil eksperimen ku baik yang sukses maupun gagal 😀

Kalo urusan sepakbola, sampai saat ini kami tetap pendukung Arsenal dan Barcelona, kami pendukung klub yang bermain cantik disetiap pertandingannya. Sedikit kemajuan, aku sekarang bisa menjadi teman berdiskusi bagi suamiku jika membicarakan para pemain Arsenal maupun Barcelona. Termasuk gosip terbaru tentang transfer pemain dan pelatih antar klub musim ini. Bedanya mungkin sudah gak rebutan koran sepakbola lagi karena aku sudah punya bacaan sendiri yaitu majalah masakan hehe.

Namun kembali lagi ada satu hal yang tidak berubah sampai kapan pun yaitu aku tetap bobotoh PERSIB bahkan saat suamiku berubah haluan menjadi pendukung Persija.  Dua klub di Liga Indonesia yang fans nya tidak bisa akur dan kami pun untuk urusan ini tidak bisa akur juga. Kami akan saling ledek jika salah satu klub kami kalah, bahkan saat terjadi pelemparan botol ke bus Persib itu pun tak lepas menjadi bahan pembicaraan kami hehe…

Terlepas dari persamaan dan perbedaan itu, aku sangat menikmati setiap tahapan yang kami lewati. Hidup ini menjadi lebih ceria karena penuh warna. Alhamdulillah Allah SWT telah mempertemukanku dengan pasangan jiwaku, kami bisa saling mengisi dalam kebaikan.

Semoga Allah memberi kekuatan untuk membingkai keluarga kami menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah.  Semoga Allah mematrikan helai keikhlasan di setiap gerak kami dan mengekalkan ikatan pernikahaan kami di dunia dan akhirat. Semoga Allah memberikan kekuatan,kesabaran dan keselamatan saat mendayung hingga sampai ketepian yang abadi….

amiin allahumma amiin.

couple3

Semoga Allah SWT Berkenan

sunset1

Apabila Tuhan Menghendaki, Dia akan membuat kata yang tidak berharga ini menjadi penuh manfaat. Dia akan menjadikannya bersemayam di hatimu dan menjadikan mereka amat berguna. Namun apabila Tuhan memang tidak berkenan, meskipun engkau membuat ratusan ribu kata tetap saja tidak akan masuk ke dalam hatimu. Sebab mereka akan mati dan kemudian terlupakan…

Jalaluddin Rumi

 

 

Kita hanyalah atom-atom yang lemah

believe Allah SWT

Tuhan Kasih Sayang, Kehidupan, dan Kematian! Engkau telah menciptakan jiwa-jiwa kami. Engkaulah pembimbing roh-roh kami menuju cahaya dan kegelapan. Engkulah penenang hati kami dan membuat hati kami berharap dan bersedih.

Tuhanku, Engkau telah melemparkanku dari tanah kelahiranku dan menempatkanku di tanah yang lain, dan menyingkapkan padaku kekuatan Kematian yang melampaui kehidupan, dan Kesedihan yang melampui Kesenangan. Engkau telah menanam bunga bakung putih di padang hatiku yang hancur, dan telah memindahkanku ke lembah yang jauh dan menunjukkan bahwa aku adalah seorang yang lemah.

Wahai teman-teman kesunyian dan pembuanganku: Tuhan telah mengkehendaki aku minum dari cangkir kehidupan yang pahit. Kehendak-Nya terpenuhi. Kita bukanlah apa-apa. Kita hanyalah atom-atom yang lemah dalam surga yang tak terbatas; dan kita hanya bisa berbakti dan pasrah pada kehendak Tuhan.
Jika kita mencintai, cinta kita bukanlah dari kita, atau bukan untuk kita. Jika kita bergembira, kegembiraan kita tidak ada dalam diri kita, tetapi dalam Kehidupan itu sendiri. Jika kita berduka, sakit kita tidak berada dalam luka kita, tetapi di dalam jantung Alam.

Aku tidak akan mengeluh; Aku percaya pada arti sebuah kepahitan yang ada dalam setiap obat yang aku minum dari cangkir Kehidupan. Aku percaya pada keindahan dukacita yang menembus hatiku. Aku percaya pada kasih sayang abadi dari jari-jari kuat yang mencengkram jiwaku.

[Rumi – Love Poem’s of Rumi]

trust in allah

gambar : aku ambil dari sini

Sepanjang Hidup


SEPANJANG HIDUP
by Maher Zain

aku bersyukur kau di sini kasih


di kalbuku mengiringi


dan padamu ingin ku sampaikan




kau cahaya hati


dulu ku palingkan diri dari cinta


hingga kau hadir membasuh segalanya


oh inilah janjiku kepadamu





sepanjang hidup bersamamu


kesetiaanku tulus untukmu


hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku


sepanjang hidup seiring waktu


aku bersyukur atas hadirmu


kini dan selamanya aku milikmu




yakini hatiku kau anugerah Sang Maha Rahim


semoga Allah berkahi kita


kekasih penguat jiwaku




berdoa kau dan aku di Jannah


ku temukan kekuatanku di sisimu


kau hadir sempurnakan seluruh hidupku


oh inilah janjiku kepadamu





yakini hatiku bersamamu ku sadari inilah cinta


tiada ragu dengarkanlah


kidung cintaku yang abadi




Source: http://liriklaguindonesia.net


Lagu yang aku dedikasikan buat suamiku. I u Mas!

13 Agustus 2008

13 Agustus adalah hari pernikahanku. Ga terasa sudah 3 tahun terlewat kehidupanku dengan suami tercinta. Alhamdulillah kami selalu rukun dan tidak ada masalah yang berarti sepanjang perjalanan kehidupan kami.

Tapi kemaren aku malu dan merasa bersalah karena saking sibuknya dengan pekerjaan di kantor, aku sampai lupa hari pernikahanku sendiri. Baru sadar setelah suamiku telp dan bilang thanks udah nemenin beliau selama ini. Maaf ya Mas, kok aku bisa lupa siy⦠mungkin karena kami sudah 13 hari ini tidak bersama (suamiku dapat tugas di

Kalimantan
) jadinya mendingan lupa daripada sedih ngerayain sendirian hiks.


Nah kaitannya dengan hari pernikahanku, aku sangat bersyukur mempunyai suami yang baik, selalu melindungi dan sangat sayang. Tidak semua wanita atau istri seberuntung aku karena dalam Oprah Show minggu lalu ternyata masih ada wanita nun jauh disana,
di bawah sinar matahari yang sama, di bumi yang sama dengan yang kita pijak saat ini.. ada wanita yang memiliki kehidupan yang berbeda. Penderitaan yang mungkin lebih berat dari yang dapat kita bayangkan.


Tahukah Anda, wanita yang menikah di

India

harus menghadapi night mare jika tidak bisa membayar mas kawin, mereka akan dibakar hidup-hidup di dalam rumah. Biasanya kalau keluarga pihak pria mengalami kebangkrutan, atau pihak keluarga wanita kurang/tidak bisa melunasi mas kawinnya, maka si istri akan dibakar hidup-hidup.

Ada

yang meninggal, tapi ada juga yang selamat (berhasil menyelamatkan diri) tapi keadaannya sangat menderita. Mereka yang selamat, datang ke rumah sakit dan tidak pernah memberikan alasan yg sebenarnya. karena kalau mereka berani bicara, mereka/keluarganya akan dibunuh. Jadi alasan yang mereka berikan pada pihak rumah sakit, pasti karena kecelakaan di dapur, kompor meledak, dsb.. tidak pernah mereka bisa berterus terang.. mereka takut.


Lalu di belahan dunia lain para wanita ethiopia menderita fistula. Di ethiopia, ada tradisi di sana dimana anak perempuan yang baru berumur 8-9 tahun sudah dinikahkan dan tinggal bersama keluarga anak lelaki. Pada saat si anak perempuan sudah mendapat mensturasi, barulah si anak akan


bersetubuh


. Maka itu pada usia yang sangat muda, mereka sudah mengandung. Sayangnya proses kelahirannya tidak dibantu apa-apa bahkan tidak ada bidan di sana. Ada yang melahirkan prosesnya berhari-hari (bahkan sampai 6 hari) akhirnya bayinya meninggal karena terlalu lama dalam rahim Ibu. Karena proses melahirkan yang sulit dipicu oleh kondisi jasmani ibu muda yang belum cukup umur tersebut, seringkali proses mengejan akhirnya merusak saluran kemih dan saluran BAB sang ibu. Akibatnya, pasca melahirkan, si ibu tidak dapat mengontrol saat buang air kecil dan air besar. Belum lagi luka akibat melahirkan yang tidak diobati sampai akhirnya bernanah dan berbau. Tidak tahan dengan bau tersebut, maka suami akan mengusir istrinya.


Sungguh sedih dan prihatin membayangkan wanita-wanita lain yang menderita karena ketidakberdayaannya. Semoga aku yang sangat beruntung ini bisa bersyukur sepenuh hati dengan menjadi istri dan ibu yang baik bagi keluarga kami.

Mudah-mudahan Allah yang Maha Lembut selalu melimpahkan bening saripati cinta, cinta yang menghangati nafas keluarga kami, cinta yang menyelamatkan. Semoga Allah memberi kekuatan untuk membingkai keluarga kami menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah. Semoga Allah mematrikan helai keikhlasan di setiap gerak kami dan mengekalkan ikatan pernikahaan kami di dunia dan akhirat. Semoga Allah memberikan kekuatan,kesabaran dan keselamatan saat mendayung hingga sampai ketepian yang abadi….


Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu

I love You Always Mas…