Kisah Sepotong Kue – Macaroni Schotell Ayam Jamur

Macaroni Schotell adalah termasuk salah satu makanan yang lumayan sering aku bikin baik buat acara keluarga, arisan atau kadang kalo lagi iseng. Soalnya bikinnya tinggal cemplang cemplung aja dan isinya bisa kita variasikan sesuai kondisi kulkas. Namun gara-gara asal cemplang cemplung itu jadinya rasanya belum standar, kadang enak kadang pula enak banget hehe… *muji diri sendiri 😀

Ngintip di blog favorit ku mbak Hesti dan mbak Nina, dua-duanya pada bikin macaroni schotell yang bikin ngeces kalo lihat foto-fotonya. Kebetulan malam minggu lalu ada acara pengajian dirumah yasud aku jadi pengen bikin macaroni schotell. Tapi kali ini aku bikin versi lain, aku pake filet ayam yang dicincang kecil dan jamur kancing yang aku iris-iris. Sengaja bikin versi ini selain cobain gaya baru juga karena salah satu teman pengajianku tidak makan daging sapi. Maksudnya siy supaya semua yang datang ke rumahku bisa menikmati hidanganku tanpa kecuali.

 

Ini dia sebagian besar bahan-bahannya ;)

Ini dia sebagian besar bahan-bahannya 😉

Macaroni Schotell Ayam Jamur
By. devinilasari

Bahan:
250 gr              Macaroni elbow yg sudah direbus ¾ matang,
1 liter             Susu cair (biasanya aku pakai 3 sachet susu bubuk + 1liter air)
5 btr               Telur ukuran besar, kalo telurnya kecil-kecil jadi 6 btr
4 lebar             Roti tawar potong kotak-kotak dan rendam air susu
250 gr              Fillet daging ayam di potong kecil-kecil
250 gr              Jamur kancing (champignon) segar iris jangan terlalu tipis
2 sdm               Margarine untuk menumis daging dan bawang, bisa juga pake olive oil atau minyak goreng
1 butir             Bawang bombay yang di potong kotak-kotak kecil
4 siung             Bawang putih memarkan dulu dan iris tipis
100 gr              Keju potong kotak-kotak kecil

Bumbu:
Garam
Pala bubuk
Merica bubuk
Gula pasir
Italian seasoning
Maaf tidak ada ukurang karena semua serba secukupnya, kira-kira aja la yah
Saus Putih:
1,2 sdm              terigu
250 ml             susu cair
¼ sdt              merica bubuk
½ sdt              garam
1 sdm           margarine

Caranya:

  1. Siapkan pinggan tahan panas dengan diolesi margarine, sisihkan.
  2. Siapkan wajan untuk menumis daging, masukkan margarine sampai meleleh tumis bawang putih sampai tercium harum kemudian masukkan bawang bombay tumis sampai layu, masukkan ayam cincang. Aduk-aduk sambil diberi bumbu garam, italian seasoning, pala bubuk, merica dan gula pasir. Terakhir masukkan irisan jamur, aduk sebentar saja dan test rasa kalo udah oke rasanya, matikan api. Sisihkan.
  3. Siapkan baskom besar, masukkan telur kocok sebentar. Beri bumbu garam,pala, merica dan gula pasir. Masukkan susu cair dan aduk sampai rata. Sengaja diberi bumbu 2x supaya rasanya lebih mantap.
  4. Setelah itu masukkan roti, macaroni dan tumisan daging. Jangan lupa juga masukkan ½ bagian keju yang telah dipotong kotak. Aduk rata dan jangan lupa test rasa.
  5. Setelah masuk ke pinggan tahan panas yang telah disiapkan, kukus macaroni schotell kurang lebih 20 menit. Kalo tidak punya klakat jangan lupa tutup dandang dengan kain supaya uap rebusan tidak menetes ke macaroni
  6. Sambil menunggu, siapkan saus putihnya. Caranya, campur semua bahan saus aduk rata dan didihkan sambil terus diaduk sampai keluar gelembung-gelembung di saus putih. Langsung matikan api dan sisihkan.
  7. Tahap terakhir, Macaroni yang telah dikukus siram dengan saus putih dan taburi diatasnya dengan ½ bagian keju kotak yang tersisa. Kemudian panggang sampai atasnya berwarna kuning kecoklatan kurang lebih 30 menit
  8. Keluarkan dari oven dan biarkan sampai dingin. Penting banget membiarkan macaroni schotell sampai dingin dulu karena jika dipotong dalam kondisi panas akan hancur berantakan hiks #pengalaman pribadi
Sisa-sisa Macaroni Schotell Ayam Jamur yang sempat difoto :D

Sisa-sisa Macaroni Schotell Ayam Jamur yang sempat difoto 😀

Hasilnya di pengajian alhamdulillah Macaroni Shcotell Ayam Jamurku laku, termasuk hidangan lainnya (aku bikin puding sutra juga). Cuma itu karena belum dingin banget saat dipotong-potong macaroni schotell nya berantakan 😦

Semoga bermanfaat dan happy baking bunda 😉

Semua happy Alhamdulillah ;)

Semua happy Alhamdulillah 😉

Iklan

Kisah Sepotong Kue – Singkong Goreng Kremes yang Empuk dan Gurih

Kalo ngobrolin singkong suka jadi ingat sama bapak almarhum. Dari kecil aku suka banget makan singkong (dan pisang juga) bahkan saking sukanya sama Bapak suka dibilang anak singkong. Jadi kalo liburan kuliah, saat sampai rumah pasti Bapak sudah siapkan singkong yang beliau ambil dari kebun. Bapak sampai bela-belain walau kondisinya hujan. Trus singkong biasanya kami bakar di tungku kayu (dimasukkan ke abu panas) dan kami sekeluarga makan singkong bakar, rasanya itu makanan paling enak sedunia (al fatihah buat Bapak tercinta).

Alhamdulillah nikah sama suami yg penggemar singkong juga jadi kegemaran dalam dunia singkong tetep berjalan sampai sekarang (apaan coba sampe segitunya hihi 😀 ) Sayangnya sekarang susah kalo mau bikin singkong bakar karena gak ada tungkunya, jadi paling sering bikin singkong goreng yang resepnya mau aku share sekarang.

Resep ini aku dapatkan dari kakak iparku yang katanya hasil investigasi ke tukang gorengan langganan (jiaah bahasanya). Trus aku modif sampai akhinya goreng singkongnya jadi lebih istimewah (ini menurut suamiku loh) karena singkongnya empuk dan gurih dari kremes kelapa muda. Saat diangkat dari penggorengan wangi kremes kelapa muda bikin selera ngemil meningkat hmmm enaknyaa… Penasaran gimana cara bikinnya, yuk lihat resepnya dibawah ini

Yang membedakan dengan singkong goreng lainnya adanya kremes kelapa muda yang gurih dan wangi sedaapnya...

Yang membedakan dengan singkong goreng lainnya adanya kremes kelapa muda yang gurih dan wangi sedaapnya…

Singkong Goreng Kremes
Source: tukang goreng langganan modif by me 😉

1 kg     Singkong (cari yg kulit dalamnya warna merah muda)
3 buah   Bawang putih
2 buah   Kemiri
½ sdt    Ketumbar (tentative tergantung selera yaa)
1 sdt    Garam (secukupnya biasanya aku test rasa aja biar lebih afdol)
2 lbr    Daun Salam
¼ butir  Kelapa Muda yg sudah di parut
500 ml   Air (banyaknya kurang lebih ya soalnya biasanya aku kira-kira aja)
Minyak goreng secukupnya

Caranya:

  1. Singkong di kupas dan cuci bersih dari kotoran tanah. Potong-potong kecil supaya bumbu meresap. Namun jangan terlalu kecil karena bisa hancur saat di rebus. Sisihkan di panci
  2. Kemiri, garam dan ketumbar lembutkan. Masukkan air secukupnya dan gabungkan dengan singkong. Air untuk rebus singkong ini jangan terlalu banyak. Kalo aku biasanya setengah dari banyaknya singkong.
  3. Masukkan kelapa muda parut dan daun salam. Aduk-aduk singkong sampai rata bumbunya.
  4. Rebus singkong sampai matang dan air tersisa sedikit. Selama di rebus aduk pelan singkong supaya seluruh singkong terkena air bumbu. Matikan api dan biarkan dingin
  5. Goreng singkong dan bumbunya sampai singkong dan kelapa muda berwarna kecoklatan. Saat goreng jangan banyak di aduk karena singkong bisa hancur.
  6. Tiriskan singkong dan sajikan selagi hangat bersama teh manis hangat.

singkong goreng kremes1

Ada juga alternatif lain, singkong di kukus dulu setengah matang trus di rendam dengan air es yang sudah di kasih bumbu. Biarkan beberapa jam dan goreng sampai warna coklat. Nah silahkan saja mau pakai cara apa yang penting pakai selalu singkong yang enak karena ini akan sangat mempengaruhi hasilnya. Untuk mengetahui singkong yang empuk dan enak ini hasil dari googling tips nya:

 

 

TIPS MEMILIH SINGKONG YG ENAK*

  1. Sebaiknya gunakan singkong yang masih baru, dengan usia tanam 6 – 8 bulan. Tanda singkong yang masih baru adalah kulitnya luar singkong mudah dikuliti atau mudah dilepaskan dari singkongnya.
  2. Warna kulit singkong yang baik, biasanya adalah yang berwarna coklat, coklat kemerahan atau merah maron.
  3. Singkong yang masih baik, apabila dipotong masih basah dan sangat mudah retak atau mudah dipatahkan.
  4. Apabila saat memilih singkong pada suatu tumpukan dan menemukan singkong yang tidak baik, maka hindari memilih singkong pada tumpukan yang sama karena biasanya dalam satu tumpukan singkong sifatnya sama, yaitu satu singkong bantat yang lain juga ikut bantat.
  5. Hindari singkong yang sudah berwarna biru, atau berkayu pada bagian pangkalnya.
  6. Sebaiknya cari singkong yang mulus, atau kulitnya tidak terluka. Karena singkong yang mulus, biasanya isinya juga mulus

* sumber dari sini

Namun kalo berdasarkan pengalaman, biasanya walau udah milih sebaik mungkin ada kalanya tetep aja dapat singkong yang agak pahit karena itu biasanya aku uji coba aja dulu sedikit singkong di goreng atau di rebus. Kalo rasanya oke maka lanjut sisa singkong aku kasih bumbu tapi kalo gak oke singkong biasanya aku berdayakan jadi combro atau kue singkong lainnya 😉

Selamat mencoba ya Bunda 😉

Kisah Sepotong Kue – Pizza Mini (Praktis tanpa uleni adonan)

Pizza sebenarnya bisa dibilang bukan makanan favorite di keluargaku, makanya kalo ada acara makan-makan sekeluarga restoran Pizza jarang sekali masuk kedalam list pilihan yang akan kami kunjungi. Maklum lah yaa, kami kan termasuk keluaran produk kampung, Pizza belum bisa menggantikan nasi jadi walau udah makan Pizza 2 slice pun tetep judulnya belum makan. Namun bukan berarti kami anti pizza, kalo tersaji ya tentu kami dengan senang hati tetap menyantapnya asal gratis loh yaa hehe

Saking tidak favorite nya aku sampai gak kepikiran bikin Pizza sendiri, kalo ada resepnya aku skip aja. Abis ada acara ngulenin adonan yang akhir-akhir ini jadi kegiatan yang aku hindari banget dan bahan-bahan topping-nya juga bikin nguras kantong. Ogah ah 😀

Namun gara-gara dapat kiriman majalah Sedap Pemula edisi bulan ini yang membahas abis-abisan tentang Pizza membuatku jadi nekad bikin Pizza. Foto-foto Pizza di majalah itu loh yang sangat menginspirasi dan menggiurkan 😀

Namun masalah yang belum hilang soal adonan Pizza, semenjak tangan kananku sakit aku menghindari banget kegiatan yang terlalu melibatkan tanganku seperti ngulenin, ngulek dan marut. Trus piye, bukan pizza dong kalo gak pake roti pizza nya?

Gak menyerah dengan keadaan, langsung ngintip-ngintip ke blog favorite ku. Cari inpirasi dari para suhu. Alhamdulillah nemu resep Pizza yang sangat praktis dan dijamin tanpa acara ulenin adonan. Resep nya diambil dari blog-nya mbak Endang yang sangat baik share resep ini. Dari testimoni yang sudah ujicoba resep ini, hampir semua lapor berhasil dengan enakgh. Wah makin semangatlah eike mencobanya 😀

Minggu sore aku langsung bikin topping dan adonan pizza nya juga, bener-bener loh adonan cuma diaduk-aduk dan dibiarkan 1 jam di suhu ruang trus lanjut masuk kulkas. Dalam resep simpan dikulkas minimal 2 sampai 7 jam, tadinya aku berencana malamnya mau aku bakar ehh taunya kecapean dan bablas sampe senin tuh adonan gak aku sentuh. Karena buru-buru berangkat kerja bablas lagi adonan baru aku sentuh selasa pagi. Udah kebayang ajah tuh adonan basi atau bakalan rasa ragi. Namun saking penasarannya, aku uji coba aja bakar pizza mini 6 biji. Udah kebayang kalo gak enak masuk tong sampah ajah 😀

Tapi saat dicoba, alhamdulillah pizza nya enak dan gak ada sama sekali bau ragi yg menyengat. Bener-bener bahagia, Alhamdulillah finally aku bikin pizza juga yeay…

Ini dia resepnya katanya siy diadaptasi dari web King Arthur Flour, Blog – No-Knead Thin-Crust Pizza: it doesn’t get any easier than this, untuk mbak Endang yang share resep ini semoga Allah SWT memberikan keberkahan karena resep ini sungguh sangat memuaskan 🙂

pizza mini2

Santap selagi hangat, hmmm nyumie….

Adonan Pizza Tanpa Diuleni
source: Justtryandtaste

Bahan adonan  pizza:
– 150 ml air hangat
– 2 sendok makan minyak zaitun atau minyak sayur biasa. (aku pakai minyak zaitun)
– 1 sendok teh ragi instan, pastikan fresh dan cek masa kedaluarsanya (misal Fermipan)
– 1/2 sendok teh garam
– 180 gram tepung terigu serba guna atau protein tinggi (misal Segitiga Biru atau Cakra Kembar) kalo aku pake segitiga biru

Saus:
– 3 sendok makan saus spaghetti botolan siap pakai. Info, pake saus barbeque juga enak loh
– seujung kuku mixed herbs (Italian seasoning)
– 1 sendok teh gula pasir
– 1 sendok makan saus sambal botolan ekstra pedas (optional)
– 1 sendok makan saus tomat botolan.

Topping:
– 1 buah tomat ukuran sedang, iris setipis mungkin (aku gak pakai)
– 1/2 buah bawang bombay ukuran sedang, iris setipis mungkin
– 4 – 5 lembar smoked beef, rajang kasar (aku gak pakai soalnya gak ada tapi aku ganti sosis potong kecil)
– 2 sendok makan keju cheddar parut
– 3 sendok makan keju mudah meleleh atau mozzarella cheese (aku pakai mozarella)
– 2 sendok makan keju Parmesan (optional) aku gak pakai soalnya gak ada siy hihi

Topping alternatif lain (aku pake ini):
Topping Pizza Meet Lovers – terinspirasi Majalah Sedap Pemula

Bahan:
100 gr    Daging sapi giling
3 bh    Sosis sapi potong-potong
1 bh    Bawang putih memarkan dan iris tipis
1/2 bh    Bawang bombay iris kecil
garam
merica bubuk
gula pasir
Italian sesioning
Minyak zaitun utk menumis (bisa pakai minyak sayur juga)

Caranya membuat Topping:
Panaskan minyak dan masukkan bawang putih lanjut bombay, tumis sampai bawang keluar harumnya. Masukkan daging giling aduk-aduk sampai berubah warna. Masukkan seluruh bumbu, aduk-aduk sampai daging matang. Matikan api dan sisihkan.

Cara Membuatnya:

Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu dan garam, aduk rata dengan spatula. Masukkan semua bahan adonan pizza lainnya,  aduk hingga semua bahan tercampur rata dan menjadi adonan yang kasar, lembek dan agak basah.

Tutup mangkuk dengan kain, biarkan di suhu ruang selama 1 jam hingga mengembang. Masukkan adonan ke kulkas dan biarkan 1 – 2  jam lagi dalam posisi tertutup kain. Adonan boleh didiamkan di kulkas maksimal hingga 7 jam. Semakin lama adonan diisitirahatkan maka roti akan terasa semakin sedap. kalo aku simpan di kulkas sampe 2 hari, alhamdulillah adonan gak apa-apa. Namun aku simpan adonan di tupperware dengan tutup rapat, mungkin karena itu juga kali yaa

Selama adonan diistirahatkan kita akan mempersiapkan bahan-bahan lainnya.

Siapkan wajan, beri kira-kira 2 sendok makan minyak. Goreng smoked beef hingga kering dan kecoklatan. Angkat, tiriskan dan taruh di piring beralas tissue dapur agar kelebihan minyak terserap. Sisihkan. kalo aku bagian ini di skip karena pake topping yang lain.

Siapkan mangkuk ukuran sedang, masukkan semua bahan saus. Aduk rata.  

Menata pizza:
Panaskan oven di suhu 200’C.

Siapkan loyang, bisa menggunakan loyang besi bulat diameter + 30 cm. Tapi bisa juga menggunakan loyang lainnya yang ada di rumah dan bentuknya juga tidak harus bulat ya. kalo aku pakai loyang kue kering, adonan di bentuk bulat kecil-kecil kan pizza mini namanya 😉

Keluarkan adonan pizza dari kulkas, letakkan di atas loyang. Menggunakan ujung-ujung jari tekan-tekan adonan hingga melebar dan memenuhi loyang. Usahakan setiap permukaan adonan memiliki ketebalan yang sama. Adonan lembek, tidak lengket dan mudah diatur.

Olesi permukaan adonan dengan saus, gunakan kuas untuk mempermudah pekerjaan anda. Jika tidak ada bisa menggunakan ujung spatula plastik. Tata smoked beef, tomat dan bawang bombay secara merata. Taburi dengan keju cheddar, keju mudah meleleh dan keju Parmesan.

Panggang pizza selama 20 menit atau hingga roti terlihat mulai kecoklatan dan kering permukaannya. Keluarkan dan potong-potong selagi hangat. Jika anda tidak memiliki pizza cutter, gunakan saja gunting untuk memotongnya. Praktis, rapi dan cepat. karena aku bikin pizza mini jadi gak ada acara potong-potong, langsung saja santap selagi hangat. hmmm yummie 😉

karena buru-buru mau berangkat kerja, Pizza nya kurang coklat

karena buru-buru mau berangkat kerja, Pizza nya kurang coklat. Tapi tetep enak kok 😉

Happy Baking Bunda 😉

Kisah Sepotong Kue – Pastel Lapis a la Singapura a.k. Curry Puff (Karipap Pusing)

Ikutan heboh ahhh dengan snack ini, katanya siy snack asin ini kue-nya Upin Ipin yg dikenal dengan Karipap Pusing (ntah pusing kenapa hehe), nah kalo di NCC dikenalnya dengan Pastel Lapis a la Singapura atau Curry Puff nama kerennya.

Asal muasal kepincut snack ini gara-gara setelah blog walking ke dapurnya mbak Nina, Mbak Hesti dan NCC langsung penasaran begitu melihat penampakannya yang unik. Padahal seumur-umur belum pernah bikin pastel karena males harus bentuk pinggirannya tapi kali ini langsung semangat ujicoba. Begitu cheki-checki bahannya alhamdulillah semua tersedia di rumah bahkan alat yg digunakan pun sederhana. Ditambah lagi ujicobanya rame-rame dengan teman, makin seru dan ga kerasa capenya.

Sebenarnya untuk pastel ini ada 2 jenis resep yaitu yang menggunakan mentega putih (versi mbak vivi) ada juga yang menggunakan margarine (versi NCC). Namun aku lebih cenderung menggunakan resep versi NCC karena menurut review mbak Hesti dari rasa lebih gurih, mungkin karena pemakaian margarine. Suatu saat nanti insyaAllah mau coba pake mentega putih biar bisa bandingin rasanya.

Untuk isi pastelnya aku pake isi pastel biasa soalnya gak punya bumbu kare bubuk *ga mau nambah modal 😀 tapi kalo rasa jangan ditanya deh, masih tetep enak kok cuma namanya kurang pantas kalo di bilang Curry Puff la wong  gak pake kari 😀 Nah isi pastel yang aku bikin kemaren cuma potong kecil bentuk dadu wortel dan kentang trus tumis dengan bawang merah, bawang putih, garam dan merica yang sudah di haluskan. Untuk pelengkap tambah dengan bihun yg telah di rebus sebentar dan irisan bawang daun serta daun seledri, gampang kan?

karipap1

Pastel Lapis a la Singapura
(Karipap Pusing)
by Fatmah Bahalwan

Kulit

Bahan A:
250 gr tepung terigu
150 gr margarine

Bahan B:
750 gr tepung terigu
80 gr minyak goreng
300 ml air dingin
50 gr gula
1 sdm garam

Cara Membuat:

  1. Campur semua bahan A hingga menjadi adonan yg dapat dipulung. Bagi menjadi 4 bagian, bulatkan. Sisihkan.
  2. Bahan B: dalam wadah, masukkan tepung, minyak goreng, gula, garam, uleni sambil tuangi air sedikit demi sedikit hingga menjadi adonan yg kalis. Bagi menjadi 4 bagian, bulatkan.
  3. Pipihkan 1 bagian adonan B, isi dg 1 bagian adonan A ditengahnya. Bulatkan hingga adonan A rapat terbalut adonan B. Rapikan bulatannya. Lakukan pada semua adonan. Diamkan 15 menit.
  4. Ambil satu bagian adonan, gilas tipis lalu lakukan lipatan single, yaitu adonan dilipat tiga kearah tengah.
  5. Gilas lagi memanjang hingga sangat tipis. Kemudian gulung, dan padatkan. Lakukan hal yang sama pada tiga adonan lagi
  6. Potong-potong adonan horizontal setebal kurang lebih 1-1,5 cm hingga didapat potongan bulat dan terlihat tekstur pusaran.
  7. Gilas tipis tiap potongan, beri isi Kentang Bumbu Kari, dan bentuk menjadi pastel. Biar gak ribet direkomendasikan punya cetakan pastel *tips dari si pemalas 😀
  8. Goreng dalam minyak yang sudah panas, hingga kuning kecoklatan. Angkat, sajikan.

Bahan Isi:
Kentang Bumbu Kari
by Fatmah Bahalwan

Bahan:
500 gr kentang
1 bh bawang bombay, cincang
3 bh bawang putih, cincang
3 sdm margarin
2 sdm bumbu kari bubuk siap pakai
1 sdt kaldu ayam bubuk
2 sdm saus tomat
1 sdm saus sambal

Cara membuatnya:

  1. Kukus kentang hingga matang, kupas, potong dadu kecil.
  2. Panaskan margarin dalam wajan, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga layu, masukkan kentang. Aduk rata.
  3. Taburi bumbu kari bubuk dan kaldu ayam bubuk, aduk rata, tuangi saus tomat dan saus sambal, aduk hingga rata dan matang. Angkat.Dinginkan untuk siap menjadi isian.

Alhamdulillah hasil ujicoba pertama langsung sukses, pastelnya renyah, gurih dan berlapis-lapis pula horeeeey 😉 Sempet juga uji coba mengganti isi pastel dengan pisang dan meises. Menurutku rasanya sama enaknya, bahkan lebih simple karena tidak perlu masak-masak dulu bikin isi pastel *malesnya gak ilang-ilang hihi. Cukup iris pisang kecil-kecil masukkan trus taburi meises dan bentuk pastelnya. Namun saat membentuk pinggiran pastel, pastikan sudah tertutup rapat karena saat meises meleleh coklatnya akan keluar dan bikin bentuk pastel kurang cantik. Ide lainnya isi pastel bisa juga di isi dengan keju cheedar dan sosis  yg dipotong-potong kecil dan dikasih saus mayones juga saos cabe (loh kok malah jadi isian amris hihi) atau bisa juga dengan abon tapi bentuknya kecil-kecil aja biar lebih garing luar dalam. Hmmm udah kebayang enyak…enyak…

karipap

Nah bagi yang mau lihat step by step pembuatannya langsung aja cekidot ke sini yaa. Snack ini aku rekomendasikan pake banget. Bahan yang diperlukan sederhana, cara bikinnya juga gak terlalu ribert (apalagi kalo punya cetakan pastel) namun hasilnya lumayan to the max lah. Sok atuh silahkan dicoba yaa Bunda…

Happy Baking Bunda 😉

Kisah Sepotong Kue – Cheese Stick Spesial

Kali ini aku mau share tentang resep Cheese Stick yang menurutku paling cocok di lidahku dan yang paling penting suamiku sukaaaa. Sudah aku praktekan beberapa kali dan hasilnya selalu paling cepat habis diantara makanan yang lain. Namun bikin cheese stick emang rada males, selain ribert harus giling-giling dan goreng (suka keteteran) juga aku gak punya gilingan mie/pasta juga. Dulu siy aku sering pinjam ke tetanggaku yang baik hati dan sebagai biaya sewa-nya satu plastik cheese stick buat Qonita anaknya yang maniak banget cheese stick :D. Tapi sudah hampir setahun tetanggaku pindah ke Samarinda beserta dengan gilingan cheese stick ku (*eeeeh) jadi aku pun off bikin makanan jenis ini. Nah beberapa waktu yang lalu tetangga sebelah rumahku yang baik hati juga ternyata punya alat penggilingan mie (*kenapa gak dari dulu tau-nya yaa ) jadi dalam rangka memberdayakan alat tetanggaku (*eehhh lagi) dan untuk menghabiskan keju parmesan yang udah berbulan-bulan di kulkas akhirnya kesampean bikin makanan favorit keluargaku 😀

Resep yang aku gunakan pake resep-nya teh Ina Sena dan khusus cheese stick ini aku gak ada niat utak atik resep karena aku parno gagal secara pake keju yg lumayan mahal kalo gak edam ya parmesan *tetep ogah rugi 

CHEESE STICK
Source: dapoerkoe Ina Sena
 
Bahan :
450gr   tepung terigu protein sedang
50gr     tepung terigu protein tinggi
200gr   tepung tapioka
25 gr    tepung maizena
10 gr    tepung santan instant (optional) seringnya aku gak pakai
½  sdm baking powder
100gr   mentega
250gr   keju parmesan/edam/cheddar parut seringnya aku pake edam atau parmesan karena keju lebih terasa
½ sdm garam
2 butir telur, kocok lepas
300ml  air dingin bisa saja tidak semua digunakan sesuaikan dengan kondisi adonan saja
2 liter   minyak goreng kualitas baik

Cara membuat :

  1. Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang-kecil
  2. Ayak semua bahan kering, lalu masukkan semua bahan lainnya kecuali air, aduk rata menggunakan ujung-ujung jari tangan.
  3. Tambahkan air sedikit demi sedikit, aduk hingga adonan menggumpal, jadi tidak usah terlalu lama diuleni.
  4. Giling adonan sebagian-sebagian kecil dengan gilingan mie/pasta dengan ketebalan dari no. 1 hingga no. 4, potong-potong, lalu potong dengan gilingan untuk memotong kwetiaw. nah saat inilah yang paling krusial, kalo aku biasanya giling adonan sampai siap untuk digoreng semua-nya sampai selesai baru menggoreng, kalo nggak bakalan keteteran antara goreng dan giling 😀
  5. Goreng hingga kuning keemasan.kalo aku lebih seneng goreng sampai agak coklat *tapi jangan sampe gosong loh yaa

Tips penting : agar minyak tidak berbusa, ketika akan menggiling adonan bila adonan terlihat agak lengket, gunakan tepung tapioka sesedikit mungkin. caranya, pulas setipis mungkin tepung tapioka dengan tangan di atas permukaan meja kerja kita, pipihkan adonan yang akan kita giling tempelkan di atas pulasan tepung tapioka tadi. lakukan yg sama dengan sisi lainnya. adonan siap digiling, usahakan jangan dipulas tepung tapioka lagi.

Tekstur Cheese Stick ini memang tidak terlalu renyah bahkan cenderung keras jadi bagi penggemar Cheese Stick renyah mohon maaf lahir bathin yaa. Tapi kalo menurut kakak iparku, yg terlalu renyah itu suka nyerap minyak jadinya selain boros minyak juga bisa bikin bantuk *pembelaan diri.

Cheese Stick Special

Ada good news gara-gara bikin cheese stick kali ini suamiku akhirnya tahu kalo selama ini aku pinjam alat penggilingan mie, ehh suamiku alhamdulillah malah nawarin untuk beliin yeayyy. Padahal selama ini kalo aku beli-beli alat baking langsung protes karena bikin berantakan rumah secara rumah kami mungil apalagi dapurnya. Makasih ya Mas, love you full 😉

Kisah Sepotong Kue – Telur Gabus

Lagi iseng di hari Minggu kepikiran pengen ngemil yang gurih-gurih. Kebetulan ada Naura yang lagi main dirumah. Aku ajak aja bikin Telur Gabus keju, Naura memang seneng banget masak-memasak bahkan salah satu cita-citanya pengen jadi cheff terkenal (amiin). Aku belum pernah bikin niy cemilan, biasanya bikinnya cheese stick tapi mumpung nemu resep telur gabus di blognya mbak Hesti aku jadi penasaran pengen bikin apalagi bahan dan alat yang diperlukan sederhana banget. Hanya perlu wajan dan tangan yang rajin *siap-siap pegel

Setelah adonan jadi, alhamdulillah bantuan datang dari anak tetangga lainnya. Ading ikut serta membantu ngebentuk telur gabus. Pada produksi pertama *ceilee bahasanya hehe aku belum tahu kalo telur gabus itu ngembang, alhasil setelah digoreng bentuknya jadi gede dan panjang. Rasanya siy udah oke tapi kok tidak renyah yaa, akhirnya di produksi berikutnya kita bentuk lebih kecil dan ramping namun itu berarti makin banyaklah tangan kita beraksi membentuk adonan. Semangat!

telur gabus

Telur Gabus
By Majalah Sedap

Bahan:
3 btr               Telur
25 ml              air
1 ¼ sdt           Garam
150 gr             Sagu tani
75 gr               Maizena
50 gr               Terigu protein sedang
100 gr             Keju cheddar parut
Minyak utk menggoreng

Caranya:

  1. Kocok lepas telur, air dan garam sampai rata
  2. Masukkan ke terigu, sagu dan maizenna yang telah diayak sebelumnya, aduk rata
  3.  Masukkan keju parut, aduk rata menggunakan tangan sampai adonan bisa dipilin
  4. Pilin adonan *bentuk kecil-kecil aja yaa dan masukkan ke minyak dingin
  5. Setelah agak banyak goreng sampai kuning kecoklatan
  6. Angkat dan tiriskan di towel kitchen. Masukan ke toples kedap udara.

Catatan dariku adonan dimasukkan ke minyak dingin dulu supaya saat digoreng tidak pecah.

Mencicipi Telur Gabus buatan sendiri hmmm yamyam...

Mencicipi Telur Gabus buatan sendiri hmmm yamyam…

Selamat mencoba yaa…